Kementerian Imipas Minta Informasi Dugaan Oknum Jual Beli Kuota SDUWHV Dilaporkan
BeritaNasional.com - Plt Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Yuldi Yusman menegaskan masalah war Surat Dukungan Utama Working and Holiday Visa (SDUWHV) merupakan kendala gangguan teknis. Ia membantah adanya indikasi permainan orang dalam.
"Perlu kami luruskan bahwa kendala pendaftaran SDUWHV murni disebabkan oleh gangguan teknis infrastruktur," ujarnya saat RDP di Komisi XIII DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (24/11/2025).
Yuldi membuka saluran komunikasi apabila memang ada informasi dugaan jual beli kuota.
"Saya sebagai Plt Dirjen selaku Penanggung Jawab, saya berani dan bersedia menerima informasi sehingga tidak terjadinya fitnah, saluran komunikasi," ujarnya.
Ia meminta agar ada oknum dari Kementerian Imigrasi yang memperjualbelikan kuota SDUWHV untuk dilaporkan agar bisa ditindak di internal.
"Apabila ada yang dianggap oknum Imigrasi yang terlibat dalam jual beli kuota. Nanti kita akan lakukan pemeriksaan internal apabila informasi tersebut benar. Jadi tidak ada fitnah terhadap kita," ujarnya.
Namun, kalau tidak ditemukan, perlu diluruskan bahwa tidak ada oknum Imigrasi yang bermain. Yuldi menduga ada pihak ketiga yang menjanjikan agar bisa mendapatkan SDUWHV.
"Ini yang harus kita benar-benar pisahkan, antara oknum Imigrasi memang yang memberikan kuota tersebut, kemudian mereka mendapatkan rekomendasi, atau ada pihak ketiga yang menjanjikan, tetapi kemudian janji tersebut tidak bisa dia wujudkan karena memang dia tidak bisa masuk ke kita," ujar Yuldi.
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
DUNIA | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 19 jam yang lalu







