Hasil Forensik Pastikan Jasad Alvaro Utuh, Tak Ada Tanda Mutilasi oleh Pelaku

Oleh: Bachtiarudin Alam
Senin, 24 November 2025 | 21:07 WIB
Ahli Forensik RS Polri Kramatjati, Dr. Farah. (BeritaNasional/Bachtiar)
Ahli Forensik RS Polri Kramatjati, Dr. Farah. (BeritaNasional/Bachtiar)

BeritaNasional.com - Hasil medis forensik berhasil mengungkap kondisi jasad Alvaro Kiano Nugroho (6) bocah yang meninggal setelah menjadi korban penculikan oleh ayah tirinya, Alex Iskandar (AI).

Ahli Forensik RS Polri Kramatjati, Dr. Farah mengatakan, jika jasad Alvaro yang meninggal akibat kehabisan napas, lalu dibuang dalam kondisi utuh terbungkus dalam plastik hitam.

“Jadi, dari kondisi tulangnya sih tidak ada ditemukan tanda-tanda tulangnya terpotong,” kata Farah di Mapolres Metro Jaksel, Senin (24/11/2025).

Sementara, kata Farah, terkait kondisi kerangka Alvaro yang telah menyisakan tulang belulang, terlepas akibat pembusukan. Hal ini sebagai kesimpulan, tidak adanya tindakan mutilasi dilakukan AI terhadap jasad korban.

“Jadi, artinya dia memang terlepas karena proses pembusukan, jadi akhirnya terlepasnya tepat di persendiannya. Jadi tidak ada indikasi potongan atau mutilasi,” jelas dia.

Sekedar informasi jika AI menculik Alvaro Kiano pada 6 Maret 2025, karena kesal dengan istri atau ibu kandung korban yang diketahui telah selingkuh. Namun, setelah diculik, AI membekap Alvaro hingga meninggal, karena kesal korban selalu menangis.

Alhasil, setelah Alvaro dipastikan tewas, AI pun memasukan jasad korban ke kantong plastik hitam untuk selanjutnya dibuang di Kali Cirewed, Tenjo, Bogor, Jawa Barat (Jabar) pada 9 Maret 2025.

Namun setelah serangkaian proses penyelidikan, akhirnya fakta kejahatan dari AI terungkap dan ditangkap pada Jumat (21/11/2025). Namun memutuskan mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di Ruang Konseling Polres Metro Jaksel pada Minggu (23/11/2025) dini hari.

 sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: