Hari Guru di Spanyol 27 November: Mengenang Pelopor Pendidikan Gratis di Eropa
BeritaNasional.com - Setiap tahun, Spanyol merayakan Hari Guru pada tanggal 27 November. Pada 2025 ini, peringatan tersebut kembali menjadi momen penting untuk memberikan apresiasi kepada para pendidik serta mengenang perjalanan sejarah pendidikan di negara tersebut.
Berbeda dari Indonesia yang memperingatinya pada 25 November, Hari Guru di Spanyol memiliki latar belakang unik yang berkaitan erat dengan sosok pendidik legendaris, Joseph Calasanz.
Sejarah Hari Guru di Spanyol
Peringatan Hari Guru di Spanyol ditetapkan untuk mengenang Joseph Calasanz, seorang pendeta Katolik yang dikenal sebagai pelopor sekolah negeri dan pendidikan gratis bagi rakyat miskin di Eropa modern.
Lahir pada 11 September 1557, Calasanz merupakan anak bungsu dari delapan bersaudara. Meski sejak muda ingin menjadi pendeta, kedua orang tuanya sempat tidak mendukung keinginannya.
Namun tekadnya tidak surut. Ia menyelesaikan studi filsafat dan hukum di Universitas Lleida hingga meraih gelar Doktor Hukum, kemudian melanjutkan pendidikan teologi di Universitas Valencia.
Perjalanan hidupnya berubah ketika ia menyadari bahwa anak-anak miskin tidak memiliki akses ke pendidikan yang layak.
Pada masa itu, pendidikan publik belum dipandang penting dan hampir tidak ada yang percaya bahwa sekolah seharusnya terbuka untuk semua lapisan masyarakat.
Pada November 1597, Calasanz mengambil langkah besar dengan mendirikan sekolah negeri pertama di Eropa modern. Sekolah tersebut mengajarkan berbagai mata pelajaran seperti:
- - Bahasa Latin
- - Bahasa Ibu
- - Matematika
- - Sains
Gagasannya tentang pendidikan gratis bagi rakyat miskin dianggap revolusioner. Namun berkat dedikasinya, konsep ini kemudian menjadi pondasi penting bagi sistem pendidikan publik.
Inilah alasan mengapa Spanyol menetapkan 27 November sebagai Hari Guru—tanggal untuk menghormati sosok yang membawa perubahan besar tersebut.
Makna Hari Guru di Spanyol
Perayaan Hari Guru di Spanyol tidak hanya sebatas agenda seremonial, tetapi mengandung makna mendalam yang senantiasa relevan dari generasi ke generasi.
1. Menghormati Peran Guru
Masyarakat Spanyol memandang guru sebagai pilar penting dalam pembentukan karakter dan kecerdasan anak bangsa. Hari Guru menjadi waktu khusus untuk memberikan apresiasi kepada mereka.
2. Mengenang Perjuangan Pendidikan Gratis
Melalui peringatan ini, masyarakat mengingat perjuangan Joseph Calasanz dalam memperjuangkan pendidikan untuk semua, termasuk kaum miskin yang dulunya tidak memiliki akses belajar.
3. Mendorong Kesadaran Akan Pentingnya Pendidikan
Hari ini juga menjadi momentum untuk memperkuat kembali komitmen terhadap pendidikan yang setara, inklusif, dan bebas hambatan sosial.
Cara Masyarakat Spanyol Memperingati Hari Guru
Setiap tahun, sekolah-sekolah di seluruh Spanyol mempersiapkan berbagai kegiatan untuk merayakan Hari Guru. Tradisi perayaan biasanya diisi oleh:
1. Ucapan Terima Kasih dari Siswa
Anak-anak memberikan ucapan selamat, hadiah sederhana, hingga kartu ucapan kepada guru mereka sebagai bentuk penghormatan.
2. Kegiatan Khusus di Sekolah
Banyak sekolah menyelenggarakan acara seperti:
- Pertunjukan siswa
- Lomba kreativitas
- Upacara penghargaan untuk guru
- Kegiatan ini bertujuan mempererat hubungan antara guru dan murid.
3. Penghormatan kepada Joseph Calasanz
Beberapa lembaga pendidikan mengenang perjuangan Calasanz melalui seminar, doa bersama, atau diskusi sejarah pendidikan.
Meski bentuk perayaannya sederhana, makna yang terkandung di dalamnya sangat besar: merayakan dedikasi para pendidik serta menghidupkan kembali semangat kesetaraan pendidikan yang diwariskan oleh Calasanz.
Hari Guru di Spanyol yang jatuh pada 27 November 2025 bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan wujud penghargaan terhadap perjuangan panjang dalam menciptakan pendidikan yang dapat diakses semua orang. Dari perjalanan Joseph Calasanz hingga tradisi penghormatan di sekolah-sekolah, peringatan ini mengingatkan bahwa guru memiliki peran sentral dalam membangun masa depan bangsa.
(Rep/Nissa)
EKBIS | 1 hari yang lalu
PERISTIWA | 10 jam yang lalu
HUKUM | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







