47 Ribu Pelanggan Ikut Donasi, Telkomsel Genjot Penanaman Pohon di 8 Wilayah

Oleh: Imantoko Kurniadi
Jumat, 28 November 2025 | 00:10 WIB
Program Jaga Bumi Carbon Offset fase ketiga. (Foto/doc. Tsel)
Program Jaga Bumi Carbon Offset fase ketiga. (Foto/doc. Tsel)

BeritaNasional.com -  Telkomsel kembali melanjutkan komitmennya pada praktik bisnis berkelanjutan melalui program Telkomsel Jaga Bumi Carbon Offset fase ketiga.

Bekerja sama dengan startup lingkungan Jejakin, perusahaan ini menargetkan penanaman lebih dari 12 ribu pohon di delapan wilayah konservasi pada September–November 2025.

Program ini kembali melibatkan pelanggan Telkomsel dan by.U yang berdonasi lewat penukaran Telkomsel Poin dan uCoin. Inisiatif tersebut sejalan dengan agenda pemerintah dalam menurunkan emisi gas rumah kaca sesuai RPJMN 2025–2029.

Vice President Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi, mengatakan, “Pelestarian iklim untuk menyelamatkan bumi menuntut aksi kolektif yang nyata dari semua pihak. Kami berharap inisiatif ini memberikan dampak ganda berupa pemulihan ekosistem sekaligus pemberdayaan ekonomi petani lokal,” ucapnya dikutip dalam keterangannya, Jumat (27/11/2025). 

Pada fase ketiga ini, sedikitnya 47 ribu pelanggan ikut berkontribusi. Total donasi difokuskan pada delapan titik penanaman dengan potensi serapan karbon hingga 824,5 ton CO₂e selama delapan tahun.

Sebaran Lokasi Penanaman

Konservasi Pesisir (Mangrove)

  • Patra Manggala, Tangerang – 681 pohon
  • Romokalisari, Surabaya – 1.050 pohon
  • Margojoyo, Kendal – 2.000 pohon
  • Gojoyo, Demak – 2.000 pohon
  • Langsa, Aceh – 2.000 pohon
  • Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu – 1.000 pohon
  • Pakisjaya, Karawang – 2.000 pohon

Pemberdayaan Ekonomi (MPTS)

  • Leuwisadeng, Bogor – 2.000 pohon kopi, durian, petai, dan jengkol dengan sistem pertanian terpadu.

Sejak diluncurkan pada 2022, program Carbon Offset Telkomsel telah menanam lebih dari 25 ribu pohon dan menyerap 1.093 ton CO₂e, termasuk di wilayah PIK dan IKN.

Founder & CEO Jejakin, Arfan Arlanda, menegaskan pentingnya teknologi dalam memastikan dampak nyata. “Di Jejakin, kami menggunakan sistem MRV digital yang menggabungkan citra satelit, sensor lapangan, AI untuk memantau pertumbuhan pohon secara transparansi,” katanya.

Cara Berpartisipasi

Program ini terbuka hingga 31 Desember 2025.

1. Hitung Jejak Karbon

Melalui Jaga Bumi, aplikasi MyTelkomsel, atau by.U.

2. Tukar Poin

  • Rp5.000 (0,07 pohon / serapan 4,31 kg CO₂e)
  • Rp50.000 (0,74 pohon / serapan 43,09 kg CO₂e)

3. Pantau Hasilnya

Setelah transaksi, pelanggan menerima tautan laporan penanaman via SMS dan bisa mengikuti progresnya secara berkala.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: