Prabowo Tinjau Posko Pengungsian Padang Pariaman, Pastikan Kesiapan Logistik

Oleh: Lydia Fransisca
Senin, 01 Desember 2025 | 19:04 WIB
Presiden Prabowo Subianto meninjau Posko Pengungsian di Padang Pariaman. (Foto/BPMI)
Presiden Prabowo Subianto meninjau Posko Pengungsian di Padang Pariaman. (Foto/BPMI)

BeritaNasional.com - Setelah sebelumnya meninjau Aceh dan Sumatera Utara (Sumut), Presiden Prabowo Subianto melanjutkan kunjungan kerjanya ke lokasi bencana banjir. Pada Senin (1/12/2025), Kepala Negara tiba di posko pengungsian yang terletak di Perumahan Kasai Permai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar).

Kedatangan Presiden disambut hangat dan penuh antusias oleh sekitar 1.000 warga yang terdampak dan tengah mengungsi, mayoritas adalah keluarga dengan anak-anak.

Setibanya di lokasi, Presiden Prabowo langsung menyapa para warga di tenda pengungsian. Interaksi langsung ini disambut dengan senyum lebar para pengungsi. Presiden memberikan semangat kepada mereka yang tengah berada dalam kondisi sulit.

“Walaupun saudara di tempat yang susah, sedang mengalami musibah, tapi semangatmu luar biasa,” kata Prabowo melalui keterangan persnya pada Senin (1/12/2025).

Memastikan Logistik dan Trauma Healing

Dalam kunjungannya, Presiden tidak hanya berdialog dengan para pengungsi, tetapi juga meninjau kesiapan logistik di posko. 

Dia menyambangi area dapur umum untuk menyaksikan proses memasak dan berbincang dengan petugas guna memastikan kecukupan serta meratanya distribusi makanan bagi warga terdampak.

Selain itu, Presiden juga meninjau layanan trauma healing yang secara khusus disediakan bagi kelompok rentan, terutama anak-anak. 

Suasana posko berubah menjadi hangat dan ceria saat Presiden berinteraksi dengan anak-anak, didampingi oleh relawan psikososial yang menggunakan berbagai permainan edukatif.

Kehadiran Presiden Prabowo di tengah pengungsi Padang Pariaman ini membawa pesan yang kuat: bahwa negara hadir langsung saat rakyat menghadapi masa-masa tersulit.

“Pemerintah Republik Indonesia adalah pemerintah milik rakyat. Kita bekerja untuk rakyat, kita berbakti untuk rakyat, kita akan mengelola, menjaga kekayaan negara, supaya bisa membantu rakyat. Untuk itu marilah kita saling membantu, marilah kita bersatu, sama-sama menghadapi masa susah, dan sama-sama nanti menyongsong masa lebih baik,” tandasnya.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: