Pemerintah Targetkan Listrik-Telekomunikasi Kembali Pulih pada 5 Desember Pascabencana Sumatera

Oleh: Bachtiarudin Alam
Rabu, 03 Desember 2025 | 16:53 WIB
Menko PMK Pratikno (tengah) saat memberikan keterangan. (BeritaNasional/Bachtiarudin Alam)
Menko PMK Pratikno (tengah) saat memberikan keterangan. (BeritaNasional/Bachtiarudin Alam)

BeritaNasional.com - Pemerintah memastikan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bergerak maksimal dalam upaya pemulihan layanan dasar dan infrastruktur di wilayah Sumatera yang terdampak bencana. 

Hal tersebut diungkapkan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno saat konferensi pers penanggulangan bencana di Jakarta Timur, Rabu (3/12/2025).

Menurut Pratikno, BUMN telah membuka layanan publik penting, mulai telekomunikasi, distribusi BBM, hingga perbaikan akses jalan dan logistik.

Percepatan Pemulihan Listrik

Sektor kelistrikan menjadi prioritas utama. PLN telah melakukan percepatan perbaikan tower bertegangan tinggi yang rusak, memangkas target waktu perbaikan yang semula diperkirakan lima sampai enam hari menjadi hanya dua sampai tiga hari.

"Untuk pemulihan tower bertegangan tinggi ditargetkan selesai pada Jumat, 5 Desember 2025," ungkap Pratikno.

Dengan percepatan ini, diharapkan jalur kelistrikan Arun–Beren maupun Tarutung–Sibolga yang saat ini masih padam dapat segera menyala kembali.

Pengerahan Ribuan Personel Telkom

Sementara itu, untuk pemulihan layanan telekomunikasi di Sumatera, Telkom juga mengerahkan personel secara masif.

"Telkom sudah menurunkan personel 2.498 yang tergabung dalam tim recovery sampai proses perbaikan selesai mereka akan bertugas di lokasi," jelas Menko PMK.

Selain listrik dan telekomunikasi, distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) juga terus diupayakan kelancarannya. 

Pertamina didukung berbagai pihak terus mengupayakan pengiriman BBM melalui jalur darat untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat di daerah terdampak.

Upaya kolaboratif antara pemerintah dan BUMN ini bertujuan untuk memulihkan kehidupan masyarakat di wilayah bencana secepat mungkin.

 sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: