Korban Hilang Bencana Sumut Melonjak, Capai 205 Orang di 5 Wilayah Terdampak
BeritaNasional.com - Jumlah korban hilang akibat serangkaian bencana alam, termasuk banjir dan tanah longsor, yang melanda Sumatera Utara (Sumut) terus bertambah.
Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Sumatera Utara mencatat, hingga Kamis (4/12/2025) sore, total korban hilang kini mencapai 205 orang.
Angka ini menunjukkan lonjakan signifikan sebanyak 38 orang dari data sebelumnya yang tercatat 167 orang hilang.
Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut, Sri Wahyuni Pancasilawati, menjelaskan bahwa data yang dirilis Pusdalops PB Sumut ini bersifat sementara.
"Data itu merupakan update 4 Desember 2025 pukul 17.00 WIB," ujarnya yang dikutip dari Antaranews pada Kamis.
Persebaran Korban Hilang
Sebanyak 205 orang yang masih dinyatakan hilang tersebut tersebar di lima kabupaten/kota di Sumut, yang paling banyak berada di Tapanuli Tengah.
Berikut perincian sebaran korban hilang berdasarkan data Pusdalops PB per 4 Desember 2025, pukul 17.00 WIB:
- Kabupaten Tapanuli Tengah: 112 orang
- Kota Sibolga: 45 orang
- Kabupaten Tapanuli Selatan: 33 orang
- Kabupaten Tapanuli Utara: 14 orang
- Kabupaten Humbang Hasundutan: 1 orang
Secara keseluruhan, Pusdalops PB mencatat sebanyak 17 kabupaten/kota di Sumut terdampak musibah banjir dan tanah longsor tersebut.
Sri Wahyuni menegaskan bahwa upaya penanganan bencana di masing-masing wilayah telah dan sedang dilakukan secara intensif oleh pemerintah daerah dan berbagai pemangku kebijakan terkait.
"Untuk perkembangan atas bencana itu akan terus diinformasikan termasuk data-datanya," tambahnya.
Tim gabungan terus bekerja keras di lapangan untuk mencari korban yang hilang dan memberikan bantuan kepada warga yang terdampak.
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







