Pastikan Keselamatan Warga Binaan dan Petugas, Koordinasi Dirjen Pas Terus Dilakukan

Oleh: Sri Utami Setia Ningrum
Minggu, 07 Desember 2025 | 15:27 WIB
Kondisi salah satu lapas di Aceh terkini masih dipenuhi lumpur dan banjir. (BeritaNasional/dok DirjenPas)
Kondisi salah satu lapas di Aceh terkini masih dipenuhi lumpur dan banjir. (BeritaNasional/dok DirjenPas)

BeritaNasional.com -  Dua hari bertururut-turut Direktur Jenderal Pemasyarakatan Mashudi, melanjutkan peninjauannya ke Unit Pelaksana Tekhnis Pemasayrakatan yang terkena banjir bandang dan longsor di Sumatera.  Kali ini ia mengunjungi  tujuh lapas dan rutan di wilayah Aceh.

Peninjauan dimaksudkan untuk melakukan koordinasi  pemulihan layanan dan mitigasi lanjutan agar operasional UPT Pemasyarakatan Lapas, Rutan, Bapas dan LPKA tetap berjalan optimal serta mencegah risiko lanjutan. 

" Peninjauan ini di samping memastikan keselamatan petugas dan warga binaan, kelancaran operasional serta penanganan darurat yang berjalan sesuai prosedur” jelas Mashudi, kemarin saat berada di Lapas Kuala Simpang Aceh. 

Ia menerangkan terdapat tujuh lapas dan rutan di wilayah Aceh yang mengalami banjir yaitu Lapas Perempuan Sigli, Lapas Lhoksemawe, Lapas Lhoksukon,Lapas Langsa, Lapas Narjotika Langsa, Lapas Kuala Simpang dan Lapas Singkil. Sedangkan Lapas lapas yang tidak bisa diakses karena jembatan dan jalan putus antara lain Lapas Idi, Lapas Bener Meriah, Lapas Takengon, Lapas Blangkejeren dan Lapas Kutacane (bisa diakses melalui Medan.

“Dampak kerusakan, ringan sampai dengan berat. Lapas Kuala Simpang terlihat paling parah, banjir air dan lumpur masih menggenangi sehingga kegiatan perkantoran masih lumpuh,” sebutnya. 

Mashudi juga menyebutkan kebutuhan sarana prasarana  urgensi, antara lain fenset, lampu emergency, perlengkapan makan minum, pompa air dan senter serta steamer. 

Selain  fasilitas hunian warga binaan, terdapat petugas lapas  juga yang mengalami  dampak banjir, sehingga rumahnya rusak berat.  Saat itu juga Mashudi memberikan batuan kepada petugas-petugas yang  mengalami musibah  tersebut. Seperti bantuan yang diberikan kepada pegawai  Lapas Langsa, yang memiliki 3 anak, kondisi rumah rusak parah.

“Kami seoptimal mungkin memenuhi kebutuhan-kebutuhan seperti apa yang sudah disampaikan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk respon dan melaksnakan langkah-langkah cepat, selain donasi dan dukungan bantuan materil dari seluruh jajaran IMIPAS. Ucapan terimakasih saya kepada seluruh petugas Pemasyarakatan yang tetap kuat dan terus bekerja di tengah kondisi yang berat saat ini”

Mashudi datang bersama beberapa direktur Ditjenpas terkait untuk dapat melihat dan menganalisa langsung, sehingga dapat secara cepat menindaklanjuti untuk pemulihan UPT Pemasyarakatan yang terdampak banjir. Koordinasi dengan berbagai pihak seperti pemda, kepolisian, PLN, TNI dan semua pihak terkait terus dilakukan.

“Sekali lagi kami mohon doanya agar lapas rutan yang mengalami banjir dapat segera pullih dan melayani masyarakat seperti semuala. Doa kami juga untuk semua masyarakat yang terdampak banjir,” pungkasnya. sinpo

Editor: Sri Utami Setia Ningrum
Komentar: