Hadiri Groundbreaking Rekonstruksi Ponpes Al-Khoziny, Cak Imin Ungkap Kedekatan Prabowo dengan Pesantren

Oleh: Ahda Bayhaqi
Kamis, 11 Desember 2025 | 16:39 WIB
Cak Imin hadiri groundbreaking rekonstruksi Pondok Pesantren Al Khoziny (Beritanasional/Ahda)
Cak Imin hadiri groundbreaking rekonstruksi Pondok Pesantren Al Khoziny (Beritanasional/Ahda)

BeritaNasional.com - Menteri Koordinator bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin hadir dalam proses groundbreaking rekonstruksi Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur. 

Cak Imin mengatakan, groundbreaking ini bukan hanya acara simbolik, tetapi momentum pembenahan dan memperkuat masa depan pesantren.

"Groundbreaking ini bukan sekadar seremonial. Mari kita jadikan sebagai momentum muhasabah, evaluasi, sekaligus ajakan untuk bersama-sama bahu membahu dan gotong royong memperbaiki pesantren supaya ke depan semakin aman, semakin nyaman, dan semakin baik untuk santri-santri kita," ujar Cak Imin dikutip dari siaran pers, Kamis (11/12/2025).

Cak Imin menegaskan peristiwa ambruknya Ponpes Al-Khoziny menjadi pengingat penting untuk bangkit menghadapi masa depan yang lebih baik.

Ketua Umum PKB ini mengatakan, sejak awal Presiden Prabowo Subianto langsung memberikan instruksi khusus agar pemerintah bergerak cepat memastikan rekonstruksi berjalan efektif dan memitigasi peristiwa terulang.

"Sejak awal musibah, Pak Presiden memerintahkan saya untuk segera melakukan langkah cepat dan efektif. Pak Presiden punya komitmen dan perhatian tinggi ketika menyangkut pesantren," ujarnya.

Cak Imin juga membagikan kembali kisah kedekatan Presiden Prabowo dengan dunia pesantren.

Cak Imin menegaskan bahwa pesantren adalah institusi pendidikan komprehensif yang mempersiapkan santri menghadapi tantangan dunia sekaligus akhirat. Oleh karena itu, peningkatan keamanan, kualitas bangunan, serta tata kelola pesantren harus menjadi prioritas nasional.

"Beliau sering cerita. Dulu zaman perang dan menghadapi berbagai kesulitan, pesantrenlah yang menjadi backup. Termasuk Pak Presiden sendiri, kalau mau perang pasti ke pesantren dulu, golek jimate dulu. Semoga doa para kiai tetap sakti dan tetap manjur ilaa yaumil qiyamah," ujarnya.sinpo

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Komentar: