Wapres Gibran Minta Kasus Mobil MBG Tabrak Siswa SDN Kalibaru 01 Diusut Tuntas

Oleh: Bachtiarudin Alam
Kamis, 11 Desember 2025 | 18:47 WIB
Wakil Presiden Gibran Rakabuming di Istana Merdeka (BeritaNasional/Elvis/HO Setwapres)
Wakil Presiden Gibran Rakabuming di Istana Merdeka (BeritaNasional/Elvis/HO Setwapres)

BeritaNasional.com -  Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka meminta kepolisian mengusut tuntas kecelakaan mobil pengangkut makan bergizi gratis (MBG) yang menabrak siswa di SDN Kalibaru 01 Cilincing Jakarta Utara.

"Saya juga telah meminta agar segera dilakukan pengusutan tuntas [dan] penegakan hukum," ujar Gibran dalam keterangan tertulis, Kamis (11/12/2025).

Selain penindakan hukum, Gibran juga meminta seluruh pihak agar memberikan penanganan medis yang maksimal termasuk penyembuhan trauma kepada para korban.

"Saya mendorong penanganan medis yang maksimal bagi para korban, serta pendampingan dan trauma healing bagi para siswa dan guru SDN Kalibaru 01," tuturnya.

Dalam kesempatan ini, Gibran turut mengucapkan permintaan maaf. Dia memastikan pemerintah melakukan evaluasi secara menyeluruh agar kejadian seperti ini tidak terulang. 

"Atas nama pemerintah, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya dan menyayangkan kejadian ini. Kejadian ini tidak boleh terulang," imbuhnya.

Insiden kecelakaan ini terjadi saat mobil MBG yang dikendarai AI sebagai sopir pengganti, hendak mengantar MBG ke SDN Kalibaru 01 Cilincing Jakarta Utara. Namun secara mendadak kendaraan roda empat berkelir putih itu menerobos pagar sekolah ketika siswa dan guru sedang berkegiatan di lapangan.

Mobil melaju tanpa arah hingga menabrak sisi ujung sekolah. Akibat kecelakaan ini tercatat 22 siswa termasuk guru mengalami luka. Korban luka berjumlah 19 siswa dan seorang guru. Mereka yang masih menjalani perawatan di RS Koja 7 korban dan di RS Cilincing terdapat 4 korban, dan 11 korban lainnya diperbolehkan pulang.

Sementara terkait motif kecelakaan masih didalami langsung oleh dua Direktorat pada Polda Metro Jaya yakni Ditreskrimum dan Ditlantas. Sopir, AI kini harus menjalani pemeriksaan intensif oleh pihak berwajib.sinpo

Editor: Sri Utami Setia Ningrum
Komentar: