Pemprov DKI Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Natal dan Tahun Baru
BeritaNasional.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan kebutuhan pangan masyarakat aman menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda DKI Jakarta, Suharini Eliawati, menegaskan stok pangan di Jakarta dipastikan mencukupi hingga Januari 2026.
“Melalui pertemuan rutin setiap Kamis, kondisi stok dan distribusi pangan dipantau secara berkala,” kata Eli dalam keterangannya, Minggu (14/12/2025).
Eli berujar, sekitar 98 persen kebutuhan pangan Jakarta berasal dari luar daerah. Oleh karena itu, terdapat dua mandat utama yang dijalankan agar ketersediaan pangan tetap aman.
Pertama, badan usaha milik daerah (BUMD) pangan seperti Dharma Jaya, Food Station, dan Pasar Jaya berperan sebagai distributor sekaligus penyedia stok pangan.
Selanjutnya, perangkat organisasi perangkat daerah (OPD) teknis seperti Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) serta Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (PPKUKM) tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Pangan.
Dengan langkah tersebut, Eli mengklaim seluruh kebutuhan pangan strategis, seperti beras, daging, dan komoditas pokok lainnya, telah dihitung dan dipenuhi.
“Potensi kenaikan harga senantiasa dipantau, demikian juga dengan peningkatan kebutuhan pangan, karena langkah-langkah antisipasi terus dilakukan,” ujar Eli.
Lebih lanjut, Eli menjelaskan Pemprov DKI Jakarta juga melakukan sejumlah upaya untuk mencegah panic buying. Salah satunya melalui penguatan kerja sama antardaerah.
Selain itu, Pemprov DKI rutin menggelar Gerakan Pangan Murah setiap hari serta meluncurkan program pangan bersubsidi bagi kelompok masyarakat tertentu.
Sebagai contoh, dengan harga Rp126.000, penerima manfaat dapat memperoleh paket pangan berisi beras, daging sapi, daging ayam, telur ayam, ikan kembung, serta susu.
Program ini diperuntukkan bagi pemegang Kartu Jakarta Pintar (KJP), penghuni rumah susun, pemegang Kartu Lansia Jakarta (KLJ), Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ), Kartu Pekerja Jakarta (KPJ), Kartu Anak Jakarta (KAJ), serta sejumlah komunitas lainnya.
“Jakarta berada dalam kondisi aman hingga Januari 2026 dan masyarakat tidak perlu panik dalam menghadapi masa libur Nataru,” tandasnya.
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
DUNIA | 2 hari yang lalu







