Bencana Sumatera Akibatkan 139.485 Rumah Warga Rusak Ringan,Berat hingga Hanyut

Oleh: Sri Utami Setia Ningrum
Selasa, 16 Desember 2025 | 12:54 WIB
Menteri PKP Maruarar Sirait menyampaikan rumah terdampak bencana Sumatera di Istana Presiden. (BeritaNasional/Setpres)
Menteri PKP Maruarar Sirait menyampaikan rumah terdampak bencana Sumatera di Istana Presiden. (BeritaNasional/Setpres)

BeritaNasional.com -  Kementerian Perumahan Dan Kawasan Permukiman (Kemen PKP) menyebut tingkat kerusakan rumah yang dialami korban bencana banjir bandang dan longsor di tiga provinsi di Sumatera bervariatif.

Dalam Sidang Kabinet Paripurna kemarin, Menteri PKP Maruarar Sirait menyampaikan per 14 Desember 2025 rumah yang rusak ringan di Aceh sebanyak 38.553, rusak sedang 22.204, rusak berat 35.517. Kemudian yang hanyut 4.295. Total rumah terdampak 100.569.

Sedangkan di Sumatera Utara yakni rusak ringan 19.936, rusak sedang 4.304, rusak berat 4.351, hanyut 1.135. Total rumah terdampak (unit) 29.766.

Sementara itu di Sumatera Barat, 5.634 rusak ringan, rusak sedang 1.174, rusak berat 1.577, hanyut 765. Total terdampak 9.150.

"Jadi total, Bapak Presiden, yang ringan, sedang, rusak berat, dan hanyut, total 139.485. Data per hari Minggu, 14 Desember 2005, jam 5.00 sore," ucapnya.

Ia juga menyampaikan telah bergerak cepat merespon kerusakan tersebut walau belum masuk tahap rekonstruksi dan rehabilitasi.

"Ini sebenarnya masih tahapan sekarang masa tanggap darurat, Pak. Jadi kami sudah melakukan survei dibantu teman-teman dari TNI, Polri, BNPB, Pemda. Sudah ada 30 lokasi yang kami survei," ungkapnya.

Kemudian ia juga menyampaikan di 30 lokasi di Aceh telah direkomendasikan untuk bisa segera dilakukan proses rehabilitasi secepatnya.

"Yang kalau boleh segera dalam proses tadi yang Bapak sampaikan, kalau bisa prosesnya bisa cepat sehingga bisa kita pilih mana yang bisa jalan, Pak. Sudah 30 yang kami rekomendasikan"

Pria yang akrab disapa Ara ini merinci di Aceh Barat ada 8 daerah kemudian Aceh Selatan ada 3, Aceh Tamiang 8, Aceh Utara ada 2, Bireun ada 1, Nagan Raya 1, Pidie 1, Pidie Jaya 1, Langsa 2, Lhokseumawe 2, dan Kota Subulussalam ada 1.

Kemudian Sumatera Utara tim juag sudah melakukan survei yakni di Sibolga 2, Tapanuli Utara 2, Tapanuli Tengah ada 5, Tapanuli Selatan ada 4.

Kemudian di Sumatera Barat ada 8 lokasi, di Kota Padang ada 3, Tanah Datar 1, Padang Panjang 1, Kabupaten Agam 2, Pesisir Selatan 1.

"Kemudian juga ada berbagai metode, Pak, ada rumah Risha yang selama ini dipakai di Kementerian Perumahan, yaitu UMKM. Kemudian juga kami sudah berkoordinasi dengan Semen Indonesia. Kita juga alangkah baiknya kalau bisa memberdayakan, seperti arahan Bapak, kemampuan kita sendiri," paparnya.

sinpo

Editor: Sri Utami Setia Ningrum
Komentar: