Bantu Pemulihan Sumbar, BNPB Siapkan Kajian Kebutuhan Pascabencana
BeritaNasional.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersiap untuk membantu proses pemulihan pasca bencana yang melanda wilayah Sumatera Barat (Sumbar) berdasarkan kajian kebutuhan pascabencana (jitupasna).
Sekretaris Utama BNPB Rustian menerangkan, jitupasna adalah langkah awal sebelum tahap pembangunan permanen. Dengan melakukan pendataan dan penilaian kerusakan serta kerugian secara menyeluruh.
“Jitupasna menjadi dasar utama dalam penyusunan rencana rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana (R3P),” kata Rustian saat rapat dengan Pemprov Sumbar, dikutip Rabu (17/12/2025).
Karena, dia menjelaskan, Jitupasna berfungsi sebagai landasan analisis untuk menilai tingkat kerusakan infrastruktur, perumahan, fasilitas publik, dan sektor lainnya, sekaligus menghitung kebutuhan pemulihan secara komprehensif agar pemerintah daerah bergerak sesuai tugas dan fungsinya.
Dengan kontribusi semua perangkat dalam penyediaan data kerusakan dan kebutuhan sektoral sebagai bahan penyusunan Jitupasna dan R3P, BPBD berperan sebagai simpul koordinasi lintas sektor.
“Sehingga proses pemulihan tidak bersifat reaktif, tetapi terencana, terukur, dan berorientasi jangka menengah hingga panjang,” terangnya.
Di sisi lain, Rustian mengapresiasi Pemerintah Provinsi Sumbar serta 13 pemerintah kabupaten dan kota yang telah mengambil langkah cepat penanganan bencana. Karena pada penanganan awal, berbagai infrastruktur darurat telah dibangun untuk memulihkan konektivitas wilayah terdampak, antara lain melalui pembangunan dan pemasangan jembatan bailey yang saat ini hampir seluruhnya selesai.
Selain itu, kata dia, pembangunan hunian sementara (huntara) juga telah mulai berjalan di beberapa lokasi. Infrastruktur darurat tersebut bersifat sementara, namun krusial untuk memastikan kelancaran mobilitas penduduk, distribusi logistik, serta aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat pascabencana.
“Penanganan darurat yang telah dilakukan merupakan langkah penting untuk memulihkan konektivitas wilayah terdampak. Namun, setelah fase darurat, seluruh upaya harus segera diarahkan pada rehabilitasi dan rekonstruksi yang terencana dan berkelanjutan,” jelas Rustian.
Sebagai bentuk komitmen, BNPB akan melakukan pendampingan langsung kepada pemerintah daerah dalam proses penyusunan Jitupasna dan R3P bersama akademisi dan mahasiswa, guna memastikan dokumen pemulihan disusun secara partisipatif, berbasis data, dan sesuai kondisi riil di lapangan.
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







