Geser ABC, YouTube Resmi Jadi Rumah Baru Oscar Mulai 2029
BeritaNasional.com - Peta kekuatan industri penyiaran global kembali berguncang. Academy of Motion Picture Arts and Sciences resmi mengumumkan bahwa YouTube telah memenangkan hak siar eksklusif untuk ajang penghargaan film paling bergengsi di dunia Oscar mulai 2029.
Dilansir dari TechCrunch pada Kamis (18/12/2025), keputusan ini menandai berakhirnya dominasi jaringan televisi ABC yang telah menjadi rumah bagi malam penganugerahan Oscar sejak 1961.
Langkah besar ini mempertegas pergeseran konsumsi konten dari televisi konvensional menuju platform streaming.
Gratis untuk Seluruh Dunia
YouTube yang berada di bawah naungan Google berhasil mengalahkan berbagai pesaing berat untuk mengamankan kontrak berdurasi lima tahun (2029–2033).
Acara perdana mereka nantinya adalah Oscar ke-101. Sementara itu, ABC masih akan menayangkan upacara penghargaan tersebut hingga masa kontraknya habis pada 2028.
Meski nilai kontrak tidak diungkapkan ke publik, satu hal yang pasti bahwa Oscar akan dapat diakses secara langsung dan gratis oleh lebih dari 2 miliar pengguna YouTube di seluruh dunia.
Bagi penonton di Amerika Serikat, tayangan ini juga akan tersedia melalui YouTube TV.
Mengejar Penonton Muda
Langkah berani ini diambil Akademi sebagai respons atas merosotnya jumlah penonton di televisi linear. Dari puncaknya yang mencapai 55 juta penonton pada tahun 1998, rating Oscar terus merosot hingga menyentuh angka 20 juta dalam beberapa tahun terakhir.
"Kami sangat antusias menjalin kemitraan global dengan YouTube. Sebagai organisasi internasional, kemitraan ini memungkinkan kami memperluas akses ke khalayak global terbesar yang pernah ada," ujar CEO Akademi Bill Kramer dan Presiden Akademi Lynette Howell Taylor dalam pernyataan resminya.
Bukan Sekadar Malam Penghargaan
Kemitraan ini tidak hanya terbatas pada malam puncak saja. YouTube akan menyulap platformnya menjadi pusat konten Oscar sepanjang tahun, yang mencakup:
- Liputan eksklusif Red Carpet.
- Konten di balik layar (behind-the-scenes).
- Pengumuman nominasi secara live.
- Wawancara mendalam dengan pembuat film.
- Akses ke Governors Ball, podcast, hingga program edukasi film.
CEO YouTube Neal Mohan menyambut hangat kolaborasi ini. Menurutnya, membawa Oscar ke YouTube akan menginspirasi generasi baru pecinta film di seluruh dunia tanpa menghilangkan nilai sejarah dari ajang tersebut.
Tonggak Sejarah Baru Dunia Hiburan
Meskipun Netflix sebelumnya telah mengambil hak siar SAG Awards, kepindahan Oscar ke YouTube mencatatkan sejarah baru. Ini adalah pertama kalinya salah satu dari "Big Four" penghargaan utama (Emmy, Grammy, Oscar, dan Tony) benar-benar meninggalkan layar kaca televisi sepenuhnya demi platform digital.
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
DUNIA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu







