Hadiah Naik 50 Persen, FIFA Guyur Tim Peserta Piala Dunia 2026 Total Rp11 Triliun

Oleh: Tarmizi Hamdi
Kamis, 18 Desember 2025 | 15:30 WIB
Logo FIFA. (Foto/fifa.com)
Logo FIFA. (Foto/fifa.com)

BeritaNasional.com - Asosiasi Sepak Bola Dunia (FIFA) resmi mengumumkan kenaikan total hadiah uang untuk Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Nilai hadiah bagi tim peserta melonjak hingga 50 persen dibandingkan edisi sebelumnya.

Langkah ini diambil di tengah derasnya arus kritik terkait mahalnya harga tiket pertandingan untuk turnamen tersebut. 

Dilansir dari laman resmi FIFA pada Kamis (18/12/2025), berdasarkan keputusan Dewan FIFA, total distribusi keuangan yang disiapkan mencapai USD727 juta (sekitar Rp11,4 triliun).

Perincian Hadiah

Kenaikan ini membuat pundi-pundi yang dibawa pulang tim peserta semakin menggiurkan. Berikut adalah rincian pembagiannya:

  • Juara 1: USD50 juta (sekitar Rp785 miliar).
  • Runner-up: USD33 juta (sekitar Rp518 miliar).
  • Fase Grup: Tim yang langsung gugur di babak penyisihan tetap mengantongi USD9 juta (sekitar Rp141 miliar).

Selain hadiah tersebut, FIFA memberikan dana tambahan sebesar $1,5 juta kepada setiap tim yang lolos kualifikasi untuk menutupi biaya persiapan. 

Artinya, setiap negara peserta dijamin membawa pulang minimal USD10,5 juta (sekitar Rp165 miliar).

Rekor Pendapatan di Tengah Polemik Tiket

Presiden FIFA, Gianni Infantino, menyebut kebijakan ini sebagai bukti nyata kontribusi finansial bagi komunitas sepak bola global. FIFA sendiri memproyeksikan rekor pendapatan fantastis sebesar USD13 miliar (sekitar Rp204 triliun) untuk siklus 2023-2026.

Namun, kabar gembira ini dibayangi oleh protes suporter. Menanggapi protes soal harga tiket yang selangit, FIFA akhirnya merilis kategori tiket murah seharga £45 (sekitar Rp900 ribu) untuk seluruh 104 pertandingan.

Ketua Asosiasi Pendukung Sepak Bola, Tom Greatrex menyentil keras kebijakan ini. Menurut dia, harga tiket pertandingan Piala Dunia 2026 harus tetap terjangkau.

"Dana hadiah yang memecahkan rekor ini membuktikan bahwa FIFA tidak kekurangan uang. Mereka harus bertindak sekarang untuk memastikan harga tiket tetap terjangkau sebelum merusak keistimewaan Piala Dunia," tegasnya.

Dukungan serupa datang dari Perdana Menteri Inggris, Sir Keir Starmer, yang meski mengapresiasi adanya tiket murah, tetap mendesak FIFA untuk lebih peduli terhadap aksesibilitas penonton.

Misi Kemanusiaan: Dana Pemulihan Pascakonflik

Selain urusan hadiah, Dewan FIFA juga menyepakati pembentukan Dana Pemulihan Pascakonflik. Inisiatif ini merupakan tindak lanjut dari komitmen Infantino pada KTT Perdamaian di Sharm El-Sheikh, Oktober 2025 lalu.

Mekanisme ini dirancang untuk memberikan dukungan finansial bagi wilayah-wilayah yang terdampak konflik melalui sepak bola. 

Dana ini akan diawasi secara ketat dan terbuka bagi kontribusi pihak ketiga, melengkapi program pengembangan FIFA Forward yang sudah ada sebelumnya.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: