Bantah Tolak Bantuan, Mendagri Pastikan 30 Ton Beras dari UEA Akan Dibagikan ke Masyarakat Terdampak

Oleh: Ahda Bayhaqi
Jumat, 19 Desember 2025 | 13:23 WIB
Mendagri Tito Karnavian (tengah) dalam konferensi pers perkembangan penanganan bencana Sumatera di Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (19/12/2025). (BeritaNasional/YouTube BPMI Setpres)
Mendagri Tito Karnavian (tengah) dalam konferensi pers perkembangan penanganan bencana Sumatera di Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (19/12/2025). (BeritaNasional/YouTube BPMI Setpres)

BeritaNasional.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memastikan 30 ton beras bantuan Uni Emirat Arab (UEA) akan tetap dibagikan kepada masyarakat korban bencana Sumatera, merespons kabar bantuan tersebut ditolak.

Tito menjelaskan, bantuan tersebut berasal dari Red Crescent atau Bulan Sabit Merah dan bukan bantuan langsung dari pemerintah UEA.

"Kami langsung berhubungan dengan Duta Besar United Arab Emirates yang menyampaikan kepada kami tadi malam bahwa yang diberikan itulah bantuan 30 ton beras, bukan berasal dari pemerintah United Arab Emirates tapi dari Red Crescent, jadi Bulan Sabit Merah ya, semacam PMI itu," ujar Tito saat konferensi pers di Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (19/12/2025).

Namun, kata Tito, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas tidak langsung menerima bantuan tersebut karena belum ada kejelasan mekanisme penerimaan bantuan internasional.

"Namun kemudian Pak Rico menyampaikan belum ada kejelasan mengenai mekanisme, mekanisme apa, penerimaan dari internasional. Dipikir oleh Pak Wali Kota inilah dari pemerintah, government to government yang belum ada mekanismenya," jelas Tito.

Maka itu, menurut dia, atas kesepakatan bersama, bantuan beras 30 ton itu diserahkan kepada Muhammadiyah melalui Muhammadiyah Medical Center. Dan Muhammadiyah akan membagikan beras tersebut kepada masyarakat.

"Sekarang sudah ada di tangan Muhammadiyah, dan nanti Muhammadiyah yang akan membagikan kepada masyarakat," terangnya.sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: