Rilis akhir Tahun 2025 BNPT

Oleh: Oke Atmaja
Selasa, 30 Desember 2025 | 18:38 WIB
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen (Purn) Eddy Hartono (tengah) didampingi Sekretaris Utama (Sestama) BNPT Bangbang Surono (kanan depan) dan Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Jasra Putra (kiri depan) menyampaikan paparannya saat pernyataan pers akhir tahun dan perkembangan tren terorisme Indonesia 2025 di Jakarta, Selasa (30/12/2025).  (Beritanasional.com/Oke Atmaja) Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen (Purn) Eddy Hartono (tengah) didampingi Sekretaris Utama (Sestama) BNPT Bangbang Surono (kanan depan) dan Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Jasra Putra (kiri depan) menyampaikan paparannya saat pernyataan pers akhir tahun dan perkembangan tren terorisme Indonesia 2025 di Jakarta, Selasa (30/12/2025).  (Beritanasional.com/Oke Atmaja) Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen (Purn) Eddy Hartono (tengah) didampingi Sekretaris Utama (Sestama) BNPT Bangbang Surono (kanan depan) dan Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Jasra Putra (kiri depan) menyampaikan paparannya saat pernyataan pers akhir tahun dan perkembangan tren terorisme Indonesia 2025 di Jakarta, Selasa (30/12/2025).  (Beritanasional.com/Oke Atmaja) Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen (Purn) Eddy Hartono (tengah) didampingi Sekretaris Utama (Sestama) BNPT Bangbang Surono (kanan depan) dan Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Jasra Putra (kiri depan) menyampaikan paparannya saat pernyataan pers akhir tahun dan perkembangan tren terorisme Indonesia 2025 di Jakarta, Selasa (30/12/2025).  (Beritanasional.com/Oke Atmaja) Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen (Purn) Eddy Hartono (tengah) didampingi Sekretaris Utama (Sestama) BNPT Bangbang Surono (kanan depan) dan Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Jasra Putra (kiri depan) menyampaikan paparannya saat pernyataan pers akhir tahun dan perkembangan tren terorisme Indonesia 2025 di Jakarta, Selasa (30/12/2025).  (Beritanasional.com/Oke Atmaja) Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen (Purn) Eddy Hartono (tengah) didampingi Sekretaris Utama (Sestama) BNPT Bangbang Surono (kanan depan) dan Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Jasra Putra (kiri depan) menyampaikan paparannya saat pernyataan pers akhir tahun dan perkembangan tren terorisme Indonesia 2025 di Jakarta, Selasa (30/12/2025).  (Beritanasional.com/Oke Atmaja) Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen (Purn) Eddy Hartono (tengah) didampingi Sekretaris Utama (Sestama) BNPT Bangbang Surono (kanan depan) dan Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Jasra Putra (kiri depan) menyampaikan paparannya saat pernyataan pers akhir tahun dan perkembangan tren terorisme Indonesia 2025 di Jakarta, Selasa (30/12/2025).  (Beritanasional.com/Oke Atmaja)
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen (Purn) Eddy Hartono (tengah) didampingi Sekretaris Utama (Sestama) BNPT Bangbang Surono (kanan depan) dan Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Jasra Putra (kiri depan) menyampaikan paparannya saat pernyataan pers akhir tahun dan perkembangan tren terorisme Indonesia 2025 di Jakarta, Selasa (30/12/2025). (Beritanasional.com/Oke Atmaja)

BeritaNasional.com -  Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen (Purn) Eddy Hartono (tengah) didampingi Sekretaris Utama (Sestama) BNPT Bangbang Surono (kanan depan) dan Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Jasra Putra (kiri depan) menyampaikan paparannya saat pernyataan pers akhir tahun dan perkembangan tren terorisme Indonesia 2025 di Jakarta, Selasa (30/12/2025). Sepanjang tahun 2025, dinamika terorisme di Indonesia menunjukkan pergeseran pola dari ancaman fisik menuju penyebaran ideologi melalui ruang digital, dibuktikan dengan temuan konten bermuatan Intoleransi, Radikal, Terorisme (IRT) sebanyak 21.199 konten yang didominasi oleh konten propaganda, konten pendanaan serta konten perekrutan. (Beritanasional.com/Oke Atmaja) sinpo

Editor: Oke Atmaja
Komentar: