Kaleidoskop 2025: Bongkar Pasang Kabinet Merah Putih, Prabowo Ganti 6 Menteri di 2025
BeritaNasional.com - Perjalanan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sepanjang 2025 dipenuhi dengan langkah politik yang tidak biasa. Belum genap setahun memimpin, Prabowo melakukan reshuffle kabinet sebanyak empat kali. Bahkan, reshuffle pertamanya itu berlangsung pada awal 2025.
Dari empat reshuffle tersebut, tiga di antaranya berdampak langsung terhadap kementerian di Kabinet Merah Putih. Perombakan kabinet ini mencerminkan upaya Kepala Negara mencari pembantu yang cocok dan solid dalam menopang agenda besar pemerintahan.
Reshuffle kabinet juga menjadi sinyal bahwa Prabowo selalu melakukan evaluasi dalam kerja, disiplin kinerja dan loyalitas pada visi pemerintahan.
BeritaNasional mencatat, setidaknya terdapat enam menteri yang diganti oleh Prabowo sepanjang 2025, antara lain:
1. Menteri Pendidikan, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek)
Prabowo menunjuk Satryo Soemantri Brodjonegoro sebagai Mendiktisaintek di awal pemerintahannya. Satryo merupakan Ketua Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI) pada periode 2018 hingga 2023. Secara akademis, Satryo telah mempublikasikan lebih dari 99 karya ilmiah.
Sayangnya, Satryo didemo pegawainya sendiri pada pertengahan Januari 2025. Sebanyak 235 ASN Kemdiktisaintek menggelar aksi di depan kantor kementerian mereka pada Senin (20/1/2025). Demo ini disulut karena adanya pemberhentian mendadak seorang pegawai yang dilakukan secara lisan.
Akhirnya pada 19 Februari 2025, Prabowo memutuskan untuk me-reshuffle posisi ini. Satryo digantikan oleh Brian Yuliarto. Brian merupakan Guru Besar di Institut Teknologi Bandung (ITB). Dia memiliki spesialisasi dan keahlian di bidang teknologi nano dan kuantum.
2. Menteri Keuangan (Menkeu)
Mulanya, Presiden Prabowo menunjuk Sri Mulyani sebagai Menkeu. Tak asing lagi, Sri Mulyani merupakan bendahara negara yang ditunjuk Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada 2005-2010.
Pada 2016, Sri Mulyani ditunjuk kembali oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menjabat Menkeu. Jabatannya itu pun langgeng hingga pemerintahan Prabowo.
Sayangnya, Sri Mulyani diterpa isu akan mundur sebagai Menkeu usai rumahnya dijarah pada aksi demonstrasi di Agustus 2025. Berbagai spekulasi pun bermunculan di masyarakat.
Hingga akhirnya pada 8 September 2025, Prabowo melakukan reshuffle untuk kedua kalinya. Sri Mulyani pun digantikan oleh Purbaya Yudhi Sadewa. Purbaya merupakan eks Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
3. Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI)
Posisi ini diisi oleh Abdul Kadir Karding saat Prabowo menjadi RI-1. Abdul Kadir merupakan kader partai politik PKB. Meski demikian, viral foto yang menunjukkan dirinya sedang bermain domino bersama dengan tersangka pembalak liar bernama Muhammad Aziz Wellang di awal September 2025.
Tak perlu menunggu lama, nama Abdul Kadir masuk ke dalam jajaran menteri yang di-reshuffle Prabowo pada 8 September 2025.
Jabatannya pun akhirnya diisi oleh Mukhtarudin yang merupakan politikus Partai Golkar. Sebelum menjadi menteri, Mukhtarudin menjabat sebagai anggota Komisi XII DPR RI periode 2024-2029 dari daerah pemilihan (dapil) Kalimantan Tengah.
4. Menteri Koperasi (Menkop)
Budi Arie Setiadi dipercaya Presiden untuk menjabat Menkop. Seperti yang diketahui, Budi Arie merupakan loyalis Presiden ke-7 Jokowi.
Dalam beberapa bulan menjabat, nama Budi Arie selalu muncul di setiap wacana isu perombakan kabinet. Selain dugaan sentimen politik, beberapa kali nama Budi Arie mencuat dalam kasus perlindungan laman judi online.
Hingga akhirnya pada reshuffle kedua, Prabowo mencopot Budi Arie. Posisi kosong ini lantas digantikan oleh sang wakil menteri, Ferry Juliantoro.
5. Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Menko Polkam)
Di reshuffle kedua, Prabowo memutuskan untuk mencopot Budi Gunawan. Budi merupakan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) periode 2020-2024 yang dekat dengan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.
Meski demikian, pencopotannya dari Kabinet Merah Putih menjadi kejutan dan memberikan tanda tanya bagi seluruh pihak. Terdapat asumsi di publik bahwa pemberhentiannya itu akibat demonstrasi besar di Agustus 2025. Namun, hal itu telah dibantah langsung oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi
Penggantinya pun baru ditunjuk oleh Prabowo pada reshuffle ketiga, pada 17 September 2025. Kepala Negara menunjuk Djamari Chaniago sebagai Menko Polkam yang baru. Adapun dalam rentang waktu reshuffle kedua hingga ketiga, posisi kosong ini diisi oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin selaku Menko Polkam ad interim.
Djamari sendiri merupakan purnawirawan TNI yang sempat menduduki berbagai posisi strategis. Bahkan, dia pernah menjadi Sekretaris Dewan Kehormatan Perwira (DKP) yang dibentuk pada 1998 untuk mengusut dugaan pelanggaran etika militer yang dilakukan oleh Prabowo.
6. Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora)
Presiden Prabowo menunjuk Dito Ariotedjo sebagai Menpora di awal jabatannya. Sama seperti Sri Mulyani, Dito juga merupakan menteri era Presiden Jokowi yang dipertahankan oleh Prabowo. Meski demikian, jabatan Dito berhenti pada 8 September 2025 ketika Prabowo melakukan reshuffle kedua kalinya.
Sebelum dicopot, nama Dito sempat muncul di kasus korupsi menara base transceiver station (BTS) di Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo). Namun, dia membantah terlibat dalam proyek tersebut
Kemudian di-reshuffle kedua, sosok Menpora baru tak ikut dilantik. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyebut bahwa penggantinya itu sedang berada di luar kota. Pada reshuffle ketiga di 17 September 2025, Menteri BUMN Erick Thohir ternyata dipilih Prabowo untuk menjadi Menpora pengganti Dito.
Kini, Kementerian BUMN sudah tak ada lagi. Statusnya sekarang berubah menjadi Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN) dan dipimpin oleh Dony Oskaria. Dony pun dilantik di-reshuffle ke-4 pada 8 Oktober 2025.
Di-reshuffle terakhir ini, Prabowo tak merombak jajaran menterinya. Justru, ia hanya menambah sejumlah wakil menteri.
Demikian rangkuman mengenai menteri yang di-reshuffle sepanjang 2025, semoga pemerintahan Prabowo di 2026 semakin solid, progresif dan mampu menyejahterakan rakyat.
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







