Prabowo ke Para Pengungsi di Tapsel Sumut: Percayalah, Presiden Tidak Akan Pernah Tinggalkan Kalian

Oleh: Tim Redaksi
Kamis, 01 Januari 2026 | 00:39 WIB
Presiden Prabowo Subianto. (Foto/YouTube Setpres)
Presiden Prabowo Subianto. (Foto/YouTube Setpres)

BeritaNasional.com - Presiden Prabowo Subianto mengawali hari pertama tahun 2026 dengan berada di tengah-tengah masyarakat terdampak bencana. 

Di hadapan para pengungsi dan korban banjir serta tanah longsor di Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara (Sumut), Rabu (31/12/2026), Prabowo menyampaikan pesan yang mendalam.

Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan komitmen penuh pemerintah pusat untuk hadir dan mendampingi warga hingga situasi benar-benar pulih. 

Ia menjamin bahwa seluruh jajaran kabinetnya telah dikerahkan untuk memantau setiap titik bencana di Sumatera, khususnya Sumut.

“Percayalah bahwa pemimpin-pemimpinmu, bahwa presidenmu tidak akan pernah meninggalkan kalian, kita akan bersama. Pembantu-pembantu saya terus menerus kita bergantian saya tugaskan untuk menteri-menteri semua berpencar, mengecek, melihat, memeriksa semua perkembangan di semua daerah yang berdampak,” tegas Prabowo.

Ketum Partai Gerindra ini juga mengingatkan bahwa Indonesia adalah negara yang sangat kaya dan makmur, namun memiliki tantangan geografis yang besar. 

Kehadiran Prabowo di lokasi pengungsian tepat pada momen pergantian tahun ini bukanlah tanpa alasan. Dia menegaskan bahwa membantu kesulitan rakyat adalah tugas konstitusional sekaligus janji yang harus dipenuhi oleh pemerintah yang dipilih langsung oleh masyarakat.

“Saudara-saudara sekalian, saudara-saudara harus percaya dan yakin bahwa pemerintahmu dengan segala kekuatan yang ada kita bertekad untuk membantu mengatasi kesulitan-kesulitan rakyat. Itu tujuan dari pemerintah RI. Itu tugas kami, kami dipilih oleh rakyat untuk bekerja untuk rakyat, dan karena itu saya memutuskan di pergantian tahun ini saya harus bersama rakyat kita yang dalam kesulitan saudara-saudara sekalian,” pungkasnya.

Ia mengajak masyarakat untuk menanamkan rasa hormat dan kepedulian terhadap lingkungan sebagai upaya mitigasi jangka panjang.

“Saudara-saudara sekalian, negara kita sangat besar, sangat indah, sangat makmur, tapi memang kita harus waspada terhadap alam. Karena itu alam harus kita hormati, alam harus kita jaga, alam harus kita rawat, tidak boleh kita rusak alam. Tapi, kita waspada karena memang alam itu sering memberi tantangan dan cobaan bagi kita semua,” tuturnya.

Kunjungan ini disambut haru oleh ratusan pengungsi di Tapanuli Selatan. Kehadiran Presiden di hari pertama 2026 ini menjadi simbol harapan baru bagi proses rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah-wilayah terdampak bencana di Sumatera Utara.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: