Nataru Berakhir, Rekayasa Lalu Lintas di Jalur Puncak Masih Diberlakukan

Oleh: Bachtiarudin Alam
Jumat, 02 Januari 2026 | 19:15 WIB
Situasi di kawasan Puncak, Bogor. (BeritaNasional/Elvis)
Situasi di kawasan Puncak, Bogor. (BeritaNasional/Elvis)

BeritaNasional.com - Momen Natal dan Tahun Baru (Nataru) telah selesai, namun arus lalu lintas di jalur Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat (Jabar), hingga hari ini, Jumat (2/1/2026) masih dipadati wisatawan yang memanfaatkan momen libur sekolah.

Kondisi tersebut pun segera disiasati Satlantas Polres Bogor dengan menerapkan rekayasa one way untuk memperlancar arus lalu lintas di jalur Puncak Bogor yang sore ini dibuka untuk arah bawah.

“Sore hari ini sedang diberlakukan rekayasa one way dari Puncak menuju Jakarta atau menuju ke bawah,” kata Kasat Lantas Polres Bogor, Iptu Ardian Novianto, saat dihubungi, Jumat (2/1/2026).

Menurutnya, kepadatan telah terpantau sejak pagi ketika one way jalur ke atas diberlakukan pada pukul 08.00–11.00 WIB. Setelah itu, jalan kembali dibuka menjelang pelaksanaan ibadah Salat Jumat, untuk kemudian dilanjutkan dengan one way arah bawah.

“Maka langkah antisipasinya kita lakukan one way ke bawah. Untuk yang naik kita batasi, yang ke bawah diperlancar. Nanti sesaat lagi kita normalkan, sehingga arus ke atas sudah kembali lancar,” terangnya.

Kemudian, untuk akhir pekan ini yang masih masuk momen libur sekolah, Ardian menegaskan pihaknya tetap menyiapkan pengamanan jalur Puncak melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD).

“Nah, nanti kita akan lihat. Untuk Operasi Lilin hari ini sudah selesai. Nanti kita sambung Sabtu–Minggu dengan KRYD, kegiatan rutin yang ditingkatkan. Iya, konsepnya sama KRYD, masih 126 personel seperti Operasi Lilin,” jelasnya.

Sedangkan memasuki pekan depan, Ardian menyampaikan pihaknya tetap menyiagakan personel pengamanan yang bersifat situasional. Hal ini guna mengantisipasi kemungkinan kepadatan arus lalu lintas selama libur sekolah.

“Kita lihat kalau libur anak sekolah pada Senin masih ada, nanti kita kurangi personelnya sampai sekitar 70-an, yang tetap kita siagakan di jalur Puncak. Misalnya memang masih perlu antisipasi kepadatan selama libur sekolah,” ucapnya.sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: