DPRD DKI Usulkan Cabut Bansos bagi Keluarga Pelaku Tawuran

Oleh: Lydia Fransisca
Minggu, 04 Januari 2026 | 17:45 WIB
Tawurai di kawasan Jakarta Selatan. (BeritaNasional/Oke Atmaja)
Tawurai di kawasan Jakarta Selatan. (BeritaNasional/Oke Atmaja)

BeritaNasional.com -  DPRD DKI Jakarta menyoroti maraknya aksi tawuran yang terjadi di awal tahun 2026 di sejumlah titik di Ibu Kota, mulai dari Manggarai, Klender, hingga Ciracas.

Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta, Justin Adrian Untayana, mengatakan tawuran muncul akibat ketidakpedulian keluarga dalam mendidik anak-anak.

“Tawuran ini adalah perilaku yang menular. Oleh karena itu, setiap keluarga harus berperan aktif untuk memastikan anggota-anggotanya tidak menjadi pelaku tawuran,” kata Justin dalam keterangannya, Minggu (4/1/2026).

Justin menilai banyak keluarga bersikap abai terhadap perilaku anggota keluarganya karena tidak adanya konsekuensi tegas bagi para pelaku tawuran.

Pasalnya, para pelaku tawuran yang diamankan kerap hanya dikembalikan kepada orang tua. Bahkan, dalam beberapa kasus, mereka justru dirayakan dalam acara seremonial sambil berpelukan dan menangis.

Oleh karena itu, ia mengusulkan agar Dinas Sosial (Dinsos) mengevaluasi pencabutan bantuan sosial bagi keluarga yang anggota keluarganya terbukti terlibat tawuran.

“Pemprov DKI perlu menunjukkan ketegasan. Masalah ini sudah terjadi berulang kali dan semakin berlarut tanpa adanya serangkaian solusi konkret yang bisa menyelesaikannya secara tuntas,” ujar Justin.

“Bansos ini adalah keringat rakyat Jakarta, sebaiknya tidak diberikan kepada mereka yang tidak berpartisipasi menjadi warga Jakarta yang baik,” tambahnya menandaskan.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: