Prabowo Bakal Bahas Swasembada Pangan, Hilirasasi hingga MBG di Retret Kabinet Hambalang

Oleh: Lydia Fransisca
Selasa, 06 Januari 2026 | 13:58 WIB
Prabowo bakal bahas swasembada pangan, hilirasasi hingga MBG di retret kabinet Hambalang. (Foto/BPMI)
Prabowo bakal bahas swasembada pangan, hilirasasi hingga MBG di retret kabinet Hambalang. (Foto/BPMI)

BeritaNasional.com - Presiden Prabowo Subianto bakal membahas berbagai program kerja dalam retret Kabinet Merah Putih di Hambalang, Jawa Barat pada Selasa (6/1/2026). Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan, hal pertama yang akan dibahas adalah soal swasembada pangan.

"Artinya swasembada pangan ini adalah untuk pertama kalinya kita tidak mengimpor beras di tahun 2025. Dan kita berharap hal ini juga tentunya bisa dipertahankan di 2026. Justru kita menginginkan terjadi peningkatan dari sisi swasembada pangan," kata Pras kepada wartawan.

Kemudian, kata Pras, dibahas juga soal swasembada energi. Salah satunya adalah target lifting yang ditetapkan di APBN 2025 berhasil dicapai.

"Ya, tetapi juga sekali lagi, kita merasa perlu melakukan percepatan-percepatan untuk meningkatkan lagi dengan target dan tujuan kita jelas, kita ingin mewujudkan swasembada energi," terangnya.

Selanjutnya, akan dibahas program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang kini telah mencapai 55 juta penerima manfaat.

"Tentu saja dengan sekali lagi, dengan beberapa evaluasi yang terjadi selama pelaksanaan satu tahun, dan hari ini bertepatan dengan satu tahun pelaksanaan program makan bergizi yang dimulai 6 Januari 2025 yang lalu," jelas Pras.

Lalu, Prasetyo menjelaskan, akan dibahas juga soal hilirisasi. Pasalnya, beberapa proyek hilirisasi akan mulai dilakukan groundbreaking pada bulan ini.

"Kurang lebih 18 project yang sudah disepakati di dalam beberapa kali rapat terbatas bersama dengan Bapak Presiden dan kementerian terkait," beber Pras.

Kemudian ada juga soal pelaksanaan Sekolah Rakyat. Kini, kata Pras, telah berjalan di 166 lokasi dan diharapkan di 2026 akan bertambah 104 titik.

"Ini juga Bapak Presiden minta betul-betul dilakukan percepatan, baik sarana fisiknya maupun non-fisiknya," tandasnya.

 sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: