Prabowo Tunjuk Tito Karnavian Pimpin Satgas Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera

Oleh: Tim Redaksi
Rabu, 07 Januari 2026 | 06:21 WIB
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. (Foto/BPMI)
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. (Foto/BPMI)

BeritaNasional.com - Presiden Prabowo Subianto membentuk Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana untuk wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian ditunjuk sebagai Ketua Satgas, dengan Richard Tampubolon sebagai Wakil Ketua.

Pembentukan satgas tersebut, sekaligus penunjukan Tito Karnavian sebagai ketua, diputuskan Presiden Prabowo dalam retret Kabinet Merah Putih atau taklimat awal tahun yang digelar di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026) malam.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan Presiden Prabowo telah menetapkan pembentukan satgas guna mempercepat penanganan dampak bencana di tiga provinsi tersebut.

"Bapak Presiden telah memutuskan untuk membentuk Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat," kata Prasetyo Hadi dikutip dari Antara, Rabu (7/1/2026).

Selain menunjuk Mendagri sebagai Ketua Satgas, Presiden juga menetapkan susunan pendukung lainnya.

"Beliau menunjuk Bapak Tito Karnavian, Mendagri, sebagai Ketua Satgas yang didampingi Wakil Ketua Satgas Bapak Richard Tampubolon, kemudian dibantu Dewan Pengarah yang akan diketuai Menko PMK (Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno)," imbuhnya.

Prasetyo menjelaskan pembentukan satgas bertujuan mempercepat penanganan dampak bencana di wilayah terdampak yang cakupannya cukup luas. Menurutnya, Presiden menilai koordinasi lintas daerah dan kementerian akan lebih efektif jika berada di bawah kepemimpinan Menteri Dalam Negeri.

Ia menambahkan, prioritas awal kerja satgas difokuskan pada pembangunan hunian sementara dan hunian permanen bagi masyarakat yang hingga kini masih berada di pengungsian. Sejumlah kementerian dan lembaga, termasuk kepolisian, telah melaporkan keterlibatan dalam pemberian bantuan serta pembangunan hunian bagi warga terdampak.

Kementerian Pekerjaan Umum, sambung dia, juga telah menyusun rencana penanganan berdasarkan data rekapitulasi tingkat kerusakan.

"Tadi beberapa melaporkan hampir seluruh kementerian, selain Danantara, memberikan bantuan atau membangun hunian, kemudian juga kepolisian ikut membangun hunian, kemudian PU juga sudah merencanakan berdasarkan data rekap yang sudah diterima, baik yang rusak ringan, rusak sedang, maupun rusak berat," kata Prasetyo.

Untuk rumah dengan kategori rusak ringan dan rusak sedang, pemerintah menyiapkan realisasi kompensasi dalam waktu secepatnya agar masyarakat dapat segera melakukan perbaikan dan kembali ke tempat tinggal masing-masing.

Prasetyo menegaskan satgas tersebut ditargetkan bekerja secepat mungkin dalam merehabilitasi dan merekonstruksi wilayah terdampak bencana di tiga provinsi tersebut.

"Kalau target secepat-cepatnya, tahapan sudah ada," katanya.

Sumber: Antarasinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: