Materi Mens Rea yang Bikin Pandji Pragiwaksono Dilaporkan ke Polisi

Oleh: Kiswondari
Jumat, 09 Januari 2026 | 07:27 WIB
Materi Mens Rea yang bikin Pandji Pragiwaksono dilaporkan ke polisi. (BeritaNasional/Instagram Pandji Pragiwaksono)
Materi Mens Rea yang bikin Pandji Pragiwaksono dilaporkan ke polisi. (BeritaNasional/Instagram Pandji Pragiwaksono)

BeritaNasional.com - Acara stand up comedy berjudul Mens Rea mendadak jadi sorotan, usai kontennya yang mengkritisi perilaku para pejabat publik secara terbuka menuai kritik tajam dari berbagai pihak. Bahkan yang terbaru, pemilik acara Mens Rea, komika sekaligus aktor Pandji Pragiwaksono dilaporkan oleh Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (NU) dan Aliansi Muhammadiyah atas dugaan penghasutan di muka umum dan penistaan agama ke Polda Metro Jaya, Kamis (8/1/2026). 

Seperti apa isi konten atau materi Mens Rea yang membuat sejumlah pihak marah? Berikut adalah penjelasan tentang Mens Rea, yang dirangkum BeritaNasional.

Meskipun Mens Rea baru mulai tayang di layanan streaming Netflix pada 27 Desember 2025 dengan tayangan seluruh materi stand up comedy tanpa sensor, program Mens Rea sudah mulai berjalan sejak awal 2025 dengan format tur ke-10 kota besar di Indonesia. 

Dalam perilisannya, Pandji menjelaskan bahwa Mens Rea memang dirancang sebagai media edukasi politik dengan pendekatan komedi.

“Ini bentuk edukasi politik lewat komedi. Pengennya membuat orang lebih mengerti bahwa kita sebagai pelaku demokrasi itu seharusnya lebih pintar dan mawas diri,” ungkap Pandji pada April 2025. 

Seminggu setelah tayang di Netflix, Mens Rea sukses meraih posisi puncak kategori TV Shows Netflix Indonesia pada Senin (5/1/2026).

Berdasarkan data peringkat di platform streaming tersebut, Mens Rea unggul di atas beberapa tayangan internasional, termasuk drama Korea (draor) Cashero, serial legendaris Stranger Things (episode terakhir), The Walking Dead, dan anime Sentenced Be a Hero.

Dalam pertunjukan Mens Rea, tak hanya sendiri, Pandji juga mengundang sepuluh komika lainnya sebagai opener atau pembuka pada acara Mens Rea sebelum Pandji beraksi di atas panggung. 

Pada acara Mens Rea, Pandji memanfaatkan panggung sebagai ruang refleksi untuk membedah berbagai isu sosial dan politik yang tengah hangat dibicarakan. Gaya observasi seorang Pandji yang tajam dipadukan dengan satire berani, menjadikan komedi tak sekadar hiburan, tetapi juga bahan perenungan bangsa.

Materi Mens Rea menyoroti sejumlah isu yang menjadi sorotan masyarakat, seperti dinamika politik nasional pasca-Pemilu 2024.

Pandji dengan berani menguliti perilaku pejabat publik, membahas kondisi demokrasi, hingga menyentil tokoh-tokoh besar yang selama ini kerap dianggap tabu untuk dikritik secara terang-terangan. 

Tak hanya itu, Pandji juga turut menguliti adanya praktik "bagi-bagi kekuasaan" yang dilakukan melalui izin pengelolaan tambang yang diberikan kepada ormas keagamaan seperti Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah, serta ormas lainnya. Hal ini pula yang menyebabkan laporan polisi terhadap Pandji dilayangkan ke Polda Metro Jaya.

Dilaporkan atas Dugaan Penistaan Agama

Sebelumnya, Polda Metro Jaya membenarkan adanya laporan polisi yang menyeret komika Pandji Pragiwaksono imbas materi dalam acara stand up comedy bertajuk "Mens Rea" yang tayang di Netflix, yang diduga memiliki muatan menghasut.

Laporan teregister dengan nomor LP/B/166/I/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA pada 8 Januari 2026, dengan pelapor mengaku sebagai Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (NU) bersama Aliansi Muda Muhammadiyah.

“Benar bahwa hari ini 8 Januari ada laporan dari masyarakat,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto saat dikonfirmasi, Kamis (8/1/2026).

Budi membenarkan jika laporan itu mempermasalahkan dugaan penghasutan di muka umum dan dugaan penistaan agama yang dilontarkan Pandji dalam sebuah acara bertajuk Mens Rea

“Penyidik akan melakukan klarifikasi dan analisa barang bukti, agar masyarakat tetap bijak dalam menyampaikan informasi. Beri ruang bagi penyelidik dan penyidik dalam proses penegakan hukum,” ujarnya.

Sementara itu, Pelapor sekaligus Presidium Angkatan Muda NU Rizki Abdul Rahman menyampaikan pihaknya melaporkan Pandji karena diduga telah memfitnah NU dan Muhammadiyah terlibat dalam politik praktis.

"Seolah-olah NU dan Muhammadiyah mendapatkan tambang begitu karena imbalan begitu ya imbalan karena telah memberikan suaranya terhadap kontestasi pemilu yang kemarin," ujar Rizki kepada wartawan.

Rizki menyebut, tudingan Pandji terhadap NU dan Muhammadiyah yang menjadi materi stand up comedy-nya berpotensi memecah belah bangsa hingga membuat kegaduhan.

"Tentu ini kan sangat mencederai untuk saya dan khususnya teman-teman anak-anak muda NU dan Muhammadiyah," ujarnya. 

"Kalau bisa secepatnya untuk dipanggil untuk diklasifikasi dan kalau ada memang berikut bukti-bukti yang kita lampirkan bisa ditindaklanjuti secepatnya bisa diproses," pintanya. sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: