Rekomendasi Rakernas I, PDIP Dorong Reformasi dan Transformasi TNI-Polri

Oleh: Ahda Bayhaqi
Senin, 12 Januari 2026 | 19:29 WIB
Ketua DPD PDIP Aceh Jamaluddin Idham saat membacakan rekomendasi Rakernas PDIP di Ancol, Jakarta. (Foto/Dok PDIP)
Ketua DPD PDIP Aceh Jamaluddin Idham saat membacakan rekomendasi Rakernas PDIP di Ancol, Jakarta. (Foto/Dok PDIP)

BeritaNasional.com -  PDI Perjuangan mendorong transformasi dan reformasi institusi Polri dan TNI. Transformasi dan reformasi itu agar memastikan kedua lembaga pada jalur profesionalisme dan tidak terseret arus politik praktis.

Sikap tersebut disampaikan PDIP dalam Rekomendasi Eksternal Rakernas I Tahun 2026. Menurut PDIP, Polri harus tegak lurus sebagai alat negara menjaga ketertiban, bukan instrumen kekuasaan.

"Rakernas I Partai mendesak pemerintah untuk segera menjalankan transformasi Polri melalui penguatan akuntabilitas politik yang substantif, guna memastikan kepolisian tegak lurus sebagai alat negara yang setia pada konstitusi, bukan pada kekuasaan jangka pendek," ujar Ketua DPD PDIP Provinsi Aceh Jamaluddin Idham membacakan rekomendasi Rakernas I di Ancol, Jakarta, Senin (12/1/2026).

PDIP juga mengusulkan mekanisme check and balances melalui pengawasan parlemen yang lebih tajam serta pemberian wewenang eksekutorial bagi Kompolnas sebagai tindakan kepolisian dapat dipertanggungjawabkan secara transparan kepada publik.

Bagi PDIP, pembersihan institusi dari kepentingan politik merupakan harga mati.

"Transformasi ini harus difokuskan pada pembersihan institusi dari anasir politik praktis, penghapusan 'dwifungsi' jabatan sipil serta realokasi anggaran demi kesejahteraan personel Polri yang bertugas di akar rumput untuk menjamin Polri yang profesional, humanis dan terpercaya," lanjut Jamaluddin.

Terkait institusi TNI, PDI Perjuangan merekomendasikan agar TNI tetap menjadi tentara profesional yang menjunjung tinggi amanat Reformasi 1998 dengan menjauhi politik praktis.

"Rakernas I mendesak pemerintah untuk melanjutkan pembangunan kekuatan pertahanan berlandaskan prinsip kemandirian (Berdikari), memprioritaskan industri dalam negeri, dan berbasis kajian ancaman riil tanpa didikte pasar global," kata Jamaluddin.

PDIP juga mendesak penguatan mekanisme organisasi berbasis meritokrasi dan senioritas guna menjaga soliditas internal.

"Dalam aspek tata kelola internal, Rakernas I mendorong pemerintah untuk memperkuat mekanisme organisasi yang berbasis meritokrasi, senioritas, dan jenjang karir terukur untuk menjaga soliditas TNI, serta menjaga loyalitas tunggal kepada Konstitusi," ujarnya.

Tak hanya itu, pada saat bersamaan, PDIP berharap pemerintah menjamin peningkatan kesejahteraan prajurit melalui tunjangan dan fasilitas operasional yang layak, sepadan dengan risiko pengabdian mereka di medan tugas.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: