Menlu Akui Belum Tahu Nasib WNI yang Diculik Bajak Laut di Gabon

Oleh: Kiswondari
Rabu, 14 Januari 2026 | 15:24 WIB
Sugiono mengakui belum mengetahui kondisi WNI yang diculik di perairan Gabon. (Beritanasional/Ahda)
Sugiono mengakui belum mengetahui kondisi WNI yang diculik di perairan Gabon. (Beritanasional/Ahda)

BeritaNasional.com - Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono terus memantau dan melakukan koordinasi dengan Kedutaan Besar Tiongkok, terkait dengan sejumlah WNI dan WN Tiongkok yang menjadi korban penculikan bajak laut di perairan Gabon, Afrika bagian tengah pada Senin (12/1/2026). 

"Ya, ini kita lagi, satu, memantau terus perkembangannya. Dan saya juga mencoba untuk berkoordinasi dengan Kedutaan Tiongkok," kata Menlu kepada wartawan di Kantor Kemenlu, Jakarta, Rabu (14/1/2026).

Sugiono pun mengaku bahwa sejauh ini pihaknya belum tahu bagaimana nasib dari WNI yang jadi korban penculikan tersebut. Namun, pihak Kemenlu terus mencari tahu lewat berbagai jalur soal kondisi dari WNI tersebut. 

"Terus terang sejauh ini juga kita belum tahu nasib yang dua. Tapi kita akan coba cari jalur untuk bisa cari tahu kondisinya seperti apa," ujarnya.

Kemudian, dia menjelaskan bahwa Kedutaab Besar (Kedubes) RI di Yaounde, Kamerun sudah memonitor situasinya dan ia menunggu laporan perkembangannya setiap jam. 

"Dan saya kira perwakilan kita di Yaounde juga sudah terus memonitor situasinya. Saya nunggu laporannya ya setiap jam lah, setiap ada update," terang Sugiono. 

Terkait asal daerah WNI yang jadi korban itu, Sugiono mengaku masih belum mengetahuinya. 

"Belum tahu saya," jawab Sugiono. sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: