Satpol PP Amankan 50 Pelat Nomor Tercecer Akibat Banjir
BeritaNasional.com - Banjir yang melanda wilayah Jakarta selama beberapa hari, meninggalkan banyak cerita. Salah satu yang sempat viral yakni praktik pemerasan yang dilakukan terhadap pemilik kendaraan yang kehilangan pelat nomor kendaraan akibat menerobos banjir.
Fenomena ini pun langsung direspon cepat oleh aparat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Kelapa Gading yang mengamankan 50 buah pelat nomor kendaraan dari seorang tukang tambal ban. Jasa tambal ban yang ada di belakang Lotte Mart Kecamatan Kelapa Gading Jakarta Utara (Jakut) disebut sengaja mengumpulkan puluhan pelat nomor yang tercecer.
“Akibat banjir, banyak kendaraan yang pelat nomornya jatuh dan diambil pengepul, dan saat pengambilan, diminta biaya,” kata Kepala Satpol PP Kecamatan Kelapa Gading Budi Salamun di Jakarta, Rabu (14/1/2026).
Setelah mengamankan puluhan pelat nomor kendaraan tukang jasa tambal ban itu pun diberi teguran serta peringatan agar tidak mengulangi perbuatannya.
“Kami mengimbau masyarakat yang merasa kehilanga,n bisa mengambilnya di Kantor Kecamatan Kelapa Gading tanpa dipungut biaya alias gratis," ucapnya.
Sebelumnya, pengendara mobil berinisial BS melaporkan tukang tambal ban yang mangkal di sekitaran belakang Lotte Mart Kelapa Gading ke kepolisian melalui nomor panggilan polisi 110 karena dimintai uang dan merasa diperas.
“Kepolisian Sektor Kelapa Gading yang terima laporan dari BS segera mendatangi lokasi yang dimaksud untuk melakukan pemeriksaan,” kata Kapolsek Kelapa Gading Kompol Seto Handoko Putra.
Polsek Kelapa Gading menerima laporan mengenai oknum yang meminta sejumlah uang sebagai imbalan untuk menebus pelat nomor.
“Kami telah lakukan mediasi antara kedua belah pihak, dan sepakat orang tersebut tidak meminta uang sebagai imbalan untuk menebus pelat nomor mobil yang copot," ungkap Seto. (Antara)

TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
DUNIA | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu







