Progres LRT Jakarta Fase 1B Capai 89,22 Persen, Target Rampung Agustus 2026
BeritaNasional.com - Progres pembangunan LRT Jakarta Fase 1B telah mencapai 89,22% hingga akhir Desember 2025.
Sejumlah struktur utama di koridor Jalan Pemuda, Jalan Pramuka, Jalan Tambak, dan Jalan Sultan Agung telah tersambung.
Pekerjaan track work tercatat telah mencapai 4,7 kilometer dari total panjang lintasan 12,8 kilometer.
Sementara itu, pekerjaan arsitektural serta mekanikal, elektrikal, dan plumbing (MEP) masih berlangsung di sejumlah stasiun, yakni Stasiun Pramuka BPKP, Stasiun Pasar Pramuka, Stasiun Matraman, dan Stasiun Manggarai.
PT Jakarta Propertindo (Jakpro) pun menargetkan progres pembangunan meningkat hingga deviasi 92 persen pada triwulan I 2026 sebagai bagian dari tahapan menuju target penyelesaian proyek pada Agustus 2026.
“Kondisi ini seiring dengan kesiapan sistem, sarana-prasarana, serta integrasi layanan transportasi publik lainnya,” kata Direktur Teknik dan Pengembangan Bisnis PT Jakpro Dian Takdir Badrsyah, Sabtu (17/1/2026).
Salah satu capaian krusial dalam proyek ini adalah tersambungnya perlintasan jalur layang kereta di atas Jalan Tol Ir Wiyoto Wiyono pada 9 Januari 2026.
Perlintasan tersebut memiliki bentang girder sepanjang 120 meter dengan tingkat kompleksitas tinggi karena dibangun di atas jalan tol aktif tanpa penutupan total.
Konstruksi dilakukan menggunakan metode balanced cantilever untuk menjaga presisi struktur sekaligus meminimalkan gangguan lalu lintas.
Dian menyebut capaian tersebut menjadi tonggak penting dalam pembangunan jaringan LRT Jakarta.
“Keberhasilan ini menandai tersambungnya jalur layang LRT Jakarta dari Kelapa Gading hingga Jalan Pramuka, yang menghubungkan Jakarta Utara, Jakarta Timur, dan Jakarta Pusat,” ujarnya.
Ia menegaskan, Jakpro berkomitmen memastikan pembangunan proyek berjalan tepat waktu, aman, dan berkualitas. Mengingat, LRT Jakarta Fase 1B merupakan proyek prioritas yang berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas transportasi publik.
“Jakpro berkomitmen memastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai perencanaan, baik dari sisi teknis, keselamatan, maupun kesiapan operasional,” ucapnya.
Secara kolektif, pengoperasian LRT Jakarta Fase 1A dan 1B ditargetkan mampu melayani hingga 18 juta penumpang pada 2028.
Selain meningkatkan kapasitas angkutan massal, proyek ini juga diharapkan berkontribusi pada pengurangan emisi karbon perkotaan melalui penggunaan transportasi publik berbasis listrik.

TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu







