TikTok Rilis PineDrama, Aplikasi Khusus Drama Pendek untuk Saingi ReelShort

Oleh: Tim Redaksi
Minggu, 18 Januari 2026 | 09:00 WIB
Ilustrasi layanan TikTok. (Foto/Pixabay)
Ilustrasi layanan TikTok. (Foto/Pixabay)

BeritaNasional.com - Raksasa media sosial (medsos) TikTok resmi melangkah lebih jauh ke dunia hiburan dengan merilis aplikasi baru bernama PineDrama.

Aplikasi mandiri (standalone) ini fokus menyajikan konten drama mikro serial fiksi pendek dengan durasi hanya satu menit per episode.

Saat ini, PineDrama sudah tersedia untuk pengguna iOS dan Android di Amerika Serikat (AS) serta Brasil. Menariknya, melansir laporan dari Business Insider, aplikasi ini masih bisa dinikmati secara gratis dan sepenuhnya tanpa iklan meski ada kemungkinan sistem monetisasi akan diterapkan di masa depan.

Pengalaman Menonton yang Mirip TikTok

Secara fungsional, PineDrama menawarkan antarmuka yang sudah akrab bagi pengguna TikTok, yakni rekomendasi video vertikal tanpa batas yang disesuaikan dengan selera penonton. Melalui tab "Temukan", pengguna bisa memfilter drama berdasarkan kategori "Semua" atau "Sedang Tren".

Genre yang ditawarkan pun sangat beragam, mulai dari thriller, romansa, hingga drama keluarga. Beberapa judul yang mulai naik daun antara lain "Love at First Bite" dan "The Officer Fell for Me".

Untuk memanjakan penonton, aplikasi ini dilengkapi fitur-fitur pendukung seperti:

  • Riwayat Tontonan: Memudahkan pengguna melanjutkan episode yang tertunda.
  • Favorit: Untuk menyimpan serial yang paling disukai.
  • Mode Layar Penuh: Memberikan pengalaman menonton sinematik yang bersih tanpa teks atau bilah samping yang mengganggu.

Kehadiran PineDrama merupakan langkah strategis TikTok untuk menantang pemain lama seperti ReelShort dan DramaBox.

Meskipun tren ini tergolong baru, industri drama mikro diprediksi akan menjadi "tambang emas" dengan potensi pendapatan tahunan mencapai USD26 miliar (sekitar Rp400 triliun) pada tahun 2030, menurut data Variety.

Strategi ini juga belajar dari kegagalan platform Quibi milik Jeffrey Katzenberg pada 2020 lalu. Berbeda dengan Quibi yang mencoba memadatkan kualitas Hollywood dengan biaya mahal, PineDrama dan pesaingnya lebih memilih cerita berbiaya rendah yang memikat penonton dalam hitungan detik pertama dengan alur yang dramatis.

Dengan dominasi TikTok yang sudah sangat kuat di ranah video pendek, PineDrama diprediksi akan menjadi kekuatan baru yang mengubah cara orang menikmati konten naratif atau cerita fiksi di era digital.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: