Man City Terpuruk, Kalah Lagi di Liga Champions
BeritaNasional.com - Manchester City diminta segera bangkit usai menelan kekalahan 1-3 dari Bodo/Glimt pada lanjutan fase grup Liga Champions. Manajer City Pep Guardiola menegaskan timnya tidak boleh larut dalam pikiran pesimistis meski hasil negatif kembali menghampiri.
Kekalahan di Norwegia tersebut membuat peluang City untuk finis di delapan besar fase grup dan terhindar dari babak play-off kian berat. Situasi semakin sulit karena City juga harus bermain dengan 10 orang setelah Rodri menerima kartu merah.
Hasil ini melanjutkan tren kurang memuaskan City sejak awal 2025. Di kompetisi Liga Inggris, The Citizens hanya mampu mengumpulkan tiga poin dari empat laga terakhir. Kondisi tersebut diperparah dengan sejumlah pemain yang mengalami cedera serta beberapa keputusan kontroversial dalam pertandingan-pertandingan terakhir.
Guardiola menegaskan timnya harus segera mengubah suasana dan mentalitas jelang laga-laga berikutnya, termasuk pertandingan Liga Inggris melawan Wolverhampton Wanderers dan laga terakhir fase grup Liga Champions menghadapi Galatasaray di Etihad Stadium.
“Kami harus bangkit hasil sejak 2025 tidak bagus, baik di Premier League maupun hari ini,” ujar Guardiola usai laga dilansir dari website resmi Man City, Kamis (21/1/2026).
Ia menambahkan bahwa City kerap merasa semua detail berjalan tidak sesuai rencana, namun hal tersebut harus segera diubah.
Meski kalah, Guardiola menilai performa timnya lebih baik dibanding saat takluk dari Manchester United di laga derby. Ia juga menyoroti kualitas Bodo/Glimt yang tampil solid dan efektif, terutama dalam memanfaatkan transisi permainan.
Kekalahan ini menjadi momen bersejarah bagi Bodo/Glimt karena untuk pertama kalinya mereka mampu menaklukkan tim asal Inggris di kompetisi Eropa. Guardiola pun mengakui kekuatan lawannya, terlebih Bodo/Glimt sempat melaju hingga semifinal Liga Europa musim lalu.
“Saya tidak ragu di kompetisi ini, tidak ada yang bisa dianggap pasti," beber dia.
Selain itu, absennya sejumlah pemain kunci turut memengaruhi konsistensi permainan City. Guardiola menyebut timnya kehilangan beberapa pemain sayap serta pemain penting di sektor lain, yang biasanya memberi keseimbangan dan stabilitas permainan.
“Di sektor lain juga ada pemain yang tidak tersedia dan mereka seharusnya bisa memberi kami lebih banyak konsistensi," tuturnya.
Dengan satu laga tersisa di fase grup, City masih memiliki peluang untuk memperbaiki posisi. Guardiola menegaskan para pemain akan berjuang habis-habisan demi meraih hasil maksimal dan menjaga asa melangkah jauh di Liga Champions musim ini.
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu






