Cerita Bahlil Lahir Tanpa Listrik dan Janjinya soal Listrik Desa

Oleh: Kiswondari
Kamis, 22 Januari 2026 | 17:18 WIB
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia di  Komisi XII DPR. (BeritaNasional/YouTube TVR Parlemen)
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia di Komisi XII DPR. (BeritaNasional/YouTube TVR Parlemen)

BeritaNasional.com - Dalam Rapat Kerja (Raker) Komisi XII DPR, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia berjanji untuk menuntaskan listrik di desa pada 2029 sebagaimana instruksi Presiden Prabowo Subianto. Ia pun menceritakan kisahnya yang lahir dan bersekolah tanpa listrik. 

"Pertama saya ingin mengatakan bahwa kita mempunyai hati dan rasa yang sama, khususnya terkait dengan listrik desa dan BPBL, Pemasangan Baru Bantuan Listrik itu," kata Bahlil menanggapi pertanyaan sejumlah Anggota Komisi XII DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (22/1/2026). 

Menurut Bahlil, jika berhasil menuntaskan listrik di seluruh desa, maka akan menjadi keberhasilan kabinet dan pemerintahan Prabowo. Namun jika tidak, itu akan menjadi kegagalannya sekaligus renungan bagi semua anggota Komisi XII DPR di ruangan tersebut. 

"​Sekalipun katakanlah listrik tercapai, tapi kalau saudara-saudara kita di desa-desa, di lurah-lurah itu belum dapat listrik, saya menganggap saya menteri yang gagal, dan kita semua dalam ruangan ini menurut saya, kita harus patut untuk merenungkan diri," ucap Bahlil. 

Padahal, kata Bahlil, Indonesia sudah merdeka selama 80 tahun, tapi masih ada saudara-saudara di daerah yang belum dialiri listrik.

Bahlil kemudian menceritakan saat dirinya lahir tanpa listrik dan belajar di tingkat SD tanpa listrik. 

"Rasa itu pernah saya rasakan ketika saya lahir tanpa listrik. Saya sekolah SD tidak ada listrik, pakai pelita yang bangun pagi hitam," ungkapnya. 

Pengalamannya itu dan dorongan dari Komisi XII DPR, dijadikan Bahlil sebagai vitamin untuk bisa merealisasikan fasilitas listrik di desa-desa seluruh Indonesia, 

"Ini menurut saya adalah bagian daripada amanat konstitusi dan sebagai wujud daripada keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," ungkapnya. sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: