Iran: Unjuk Rasa Dibajak Asing Akibatnya Berubah Jadi Kerusuhan
BeritaNasional.com - Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi mengatakan, ada oknum-oknum dari unsur asing yang membajak aksi unjuk rasa di Iran pada akhir Desember 2025 sehingga berubah menjadi kerusuhan besar pada awal Januari sebelum mereda.
Dubes Boroujerdi mengatakan, unjuk rasa awalnya berlangsung damai pada 28—31 Desember 2025 atas faktor pemicu yang wajar, antara lain kesulitan ekonomi dan depresiasi tajam mata uang rial Iran.
Pemerintah Iran pun mendengarkan aspirasi masyarakat yang berdemo secara damai dan sebenarnya telah siap mengambil tindak lanjut demi mengakomodasi tuntutan mereka.
“Namun, pada fase kedua unjuk rasa di awal Januari, kami melihat ada pihak-pihak tertentu yang berupaya membajak aksi unjuk rasa damai masyarakat,” kata Dubes Iran.
Pemerintah Iran, kata dia, melihat ada sejumlah oknum pengunjuk rasa yang melaksanakan komando dari luar negeri guna menciptakan kekacauan serta menyebabkan jatuhnya korban jiwa. Pada saat itulah, tepatnya di periode 1—7 Januari 2026, unjuk rasa berubah jadi kerusuhan.
“Kami telah melakukan penyadapan terhadap komunikasi dari luar negeri, yang membuktikan adanya instruksi kepada oknum tertentu di tengah masyarakat untuk turun ke jalan dan menyerang aparat keamanan,” ucap Boroujerdi.
Dubes Iran menyebut “pembajakan” aksi tersebut dilakukan oleh Amerika Serikat dan rezim Zionis Israel. Buktinya, sejumlah pejabat AS secara terang-terangan mendukung gerakan pergantian rezim di Iran.
Ia juga menyoroti pernyataan seorang pejabat AS lain yang bahkan secara terbuka “menyampaikan dukungan” kepada agen-agen intelijen Israel yang menyusup di tengah masyarakat Iran.
Boroujerdi juga berkata bahwa AS dan Israel hendak mengeksploitasi besarnya jumlah korban jiwa dalam kerusuhan demi mendapatkan alasan untuk menyerang Iran atas nama perlindungan HAM.
Namun, upaya-upaya tersebut berhasil digagalkan atas kerja keras otoritas keamanan Iran serta kesadaran masyarakatnya yang menolak intervensi asing.
"Usai langkah pemblokiran internet ditempuh pada 10 Januari, gejolak protes pun berangsur mereda dan provokator kerusuhan diamankan, ucap Dubes Iran.
Sumber: Antara
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







