China Kecam Tuduhan AS soal Penanganan Covid-19, Tegaskan Patuh kepada WHO

Oleh: Tim Redaksi
Selasa, 27 Januari 2026 | 06:00 WIB
Ilustrasi Covid-19. (Foto/freepik)
Ilustrasi Covid-19. (Foto/freepik)

BeritaNasional.com - Pemerintah China menolak tuduhan terbaru dari Amerika Serikat (AS) terkait penanganan pandemi Covid-19. 

Selain membantah klaim tersebut, Beijing menegaskan komitmennya untuk tetap mendukung Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) di tengah langkah AS yang memilih untuk menarik diri.

Ketegangan ini memuncak setelah Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio dan Menteri Kesehatan Robert F. Kennedy Jr. merilis pernyataan bersama pada 23 Januari 2026 terkait pengakhiran keanggotaan Amerika Serikat di WHO. 

Dalam kesempatan tersebut, pihak AS kembali melontarkan tuduhan yang dianggap China tidak berdasar mengenai fase awal pandemi.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun menyatakan negaranya telah bertindak secara terbuka, transparan, dan bertanggung jawab sejak awal wabah muncul.

"China selalu menempatkan keselamatan rakyat dan nyawa di atas segalanya. Kami telah bekerja sama dengan berbagai negara di masa sulit dan memberikan kontribusi nyata dalam upaya internasional melawan pandemi," ujar Guo yang dikutip dari Xinhua News pada Senin (26/1/2026).

Ia menambahkan China memiliki garis waktu (timeline) respons pandemi yang sangat jelas dan didukung oleh data akurat. 

Menurut dia, fakta tersebut telah diakui oleh komunitas internasional sehingga tidak ada ruang bagi pihak mana pun untuk mendistorsi sejarah atau melontarkan fitnah.

Kritik Terhadap Politisasi Pandemi

Guo Jiakun juga menyoroti upaya AS yang dianggap mempolitisasi masalah kesehatan demi kepentingan politik tertentu. 

Ia menegaskan bahwa menjadikan Covid-19 sebagai alat untuk menyalahkan China tidak akan membuahkan hasil dan hanya akan berakhir dengan kegagalan.

"Politisasi pandemi tidak akan mendapatkan dukungan dari pihak mana pun," tegasnya.

Menanggapi keputusan AS yang hengkang dari WHO, China menyatakan penyesalannya. Bagi Beijing, WHO adalah lembaga otoritas tertinggi di bidang kesehatan publik global yang harus diperkuat.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: