Meta Bakal Uji Coba Paket Berlangganan Baru untuk WhatsApp hingga Instagram

Oleh: Tim Redaksi
Selasa, 27 Januari 2026 | 23:33 WIB
Logo Meta. (Foto/Freepik)
Logo Meta. (Foto/Freepik)

BeritaNasional.com - Meta terus bermanuver untuk meraup pundi-pundi pendapatan melalui layanan berbayar. Setelah sukses dengan Meta Verified untuk kreator dan bisnis, raksasa media sosial ini dikabarkan tengah menyiapkan paket langganan baru yang dirancang untuk menjangkau audiens yang lebih luas dan melampaui pengguna profesional.

Selama ini, Meta Verified dikenal sebagai layanan eksklusif bagi mereka yang mengejar kredibilitas. 

Dilansir dari TechCrunch pada Selasa (27/1/2026), dengan biaya bulanan, pengguna mendapatkan lencana verifikasi (centang biru), dukungan bantuan langsung 24 jam, perlindungan dari akun palsu, hingga fitur eksklusif seperti optimasi mesin pencari dan stiker khusus.

Agar pengguna mau merogoh kocek lagi, Meta dituntut untuk menghadirkan fitur yang benar-benar bernilai dan menarik, bukan sekadar pelengkap. Jika tidak, layanan ini berisiko diabaikan oleh pengguna biasa yang sudah merasa terbebani oleh tagihan bulanan platform lain.

Optimisme Meta nampaknya dipicu oleh keberhasilan kompetitornya, Snap. Layanan Snapchat+ telah membuktikan bahwa pasar langganan media sosial sangatlah menggiurkan.

Dengan harga mulai dari $3,99 per bulan, Snapchat+ berhasil menggaet lebih dari 16 juta pelanggan. Angka ini melonjak dua kali lipat lebih sejak awal tahun 2024, membuktikan bahwa pengguna bersedia membayar demi fitur eksklusif dan pengalaman yang lebih personal.

Meta menyadari bahwa kunci keberhasilan layanan baru ini ada pada kepuasan pengguna. Oleh karena itu, pihak Meta menyatakan akan bergerak perlahan dengan mendengarkan masukan dari komunitas.

Rencananya, paket langganan tambahan ini akan mulai digulirkan dalam beberapa bulan mendatang. Meta berkomitmen untuk terus mengumpulkan umpan balik dari pengguna selama proses peluncuran guna memastikan produk yang ditawarkan sesuai dengan ekspektasi pasar.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: