Indonesia Partisipasi Dewan Perdamaian Buatan Trump, Menlu Sebut Iuran Buat Rekonstruksi Gaza

Oleh: Ahda Bayhaqi
Selasa, 27 Januari 2026 | 17:19 WIB
Menteri Luar Negeri RI Sugiono. (Foto/istimewa)
Menteri Luar Negeri RI Sugiono. (Foto/istimewa)

BeritaNasional.com -  Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono memastikan Indonesia akan berpartisipasi dalam Dewan Perdamaian yang diinisiasi Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Termasuk membayar iuran sebesar 1 miliar dolar Amerika Serikat untuk menjadi anggota Dewan Perdamaian.

Iuran tersebut menjadi sumber dana untuk rekonstruksi kembali dan menyelesaikan masalah di Gaza, Palestina.

"Presiden memutuskan untuk ikut partisipasi," katanya usai rapat tertutup dengan Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan Jakarta, Selasa (27/1/2026).

Sugiono menjelaskan, uang yang harus dibayar Indonesia itu bukan biaya menjadi anggota. Tetapi modal dana untuk melakukan rekonstruksi Gaza.

"Ini bukan membership fee, tapi kalau kita lihat kronologinya, bahwa menentukan board of peace ini merupakan suatu upaya untuk bisa menyelesaikan situasi di Gaza pada Khususnya Palestina, termasuk upaya rekonstruksi. Terus rekonstruksi ini siapa yang bayar? Uangnya dari mana? Dananya dari mana? Karena itu, anggota-anggota yang diundang itu diajak untuk berpartisipasi di situ," jelasnya.

Dengan menyetor dana tersebut, negara yang bergabung bisa menjadi anggota tetap.

Sugiono mengatakan, jika tidak membayar pun, negara yang diundang bisa menjadi anggota Dewan Perdamaian untuk waktu tiga tahun.

"Itu semua negara yang diundang, itu entitle untuk menjadi member selama 3 tahun. Jadi kalau misalnya ikut partisipasi di satu miliar, itu artinya dia permanen," jelasnya.

Sementara, sikap Indonesia terkait isu Palestina-Israel akan terus mendorong penyelesaian solusi dua negara atau two state solution.

"Intinya adalah Indonesia menginginkan kemerdekaan dan kedaulatan Palestina," tegasnya. sinpo

Editor: Sri Utami Setia Ningrum
Komentar: