Komisi VII DPR Dukung TVRI Siarkan Piala Dunia 2026 Demi Kebahagiaan Rakyat

Oleh: Kiswondari
Rabu, 28 Januari 2026 | 16:56 WIB
Komisi VII DPR rapat dengan LPP TVRI, LPP RRI dan LKBN Antara. (BeritaNasional/TVR Parlemen)
Komisi VII DPR rapat dengan LPP TVRI, LPP RRI dan LKBN Antara. (BeritaNasional/TVR Parlemen)

BeritaNasional.com - Komisi VII DPR RI mendukung Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI menyiarkan ajang Piala Dunia 2026 untuk memberikan kegembiraan bagi rakyat dan sebagai wujud kehadiran negara. Hal ini disampaikan Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay dalam rapat bersama LPP TVRI, LPP RRI dan Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara.

Saleh juga meminta kepada LPP RRI dan LKBN Antara yang juga hadir dalam rapat tersebut untuk turut memberikan dukungan publikasi penyelenggaraan penyiaran piala dunia yang lebih berkualitas.

"Kalau saya yang paling utama, TVRI begitu menyiarkan ini, nama dia naik, orang nonton, itu dulu," kata Saleh di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (28/1/2026).

Kemudian, Saleh meminta TVRI untuk memperbaiki jaringan-jaringan sistem penyiaran agar tayangan Piala Dunia 202 nantinya dapat disiarkan seara merata di seluruh wilayah Indonesia. Tapi soal keuntungan, ia menyebut itu sebagai urusan bisnis.

"Dengan demikian, orang bisa nonton nih. Kalau soal untung saya enggak ngerti, itu urusan bisnis," pinta Saleh. 

Namun, Saleh melanjutkan, jika TVRI bisa meraup keuntungan dari penyiaran Piala Dunia 2026, tentu akan lebih baik lagi. Karenanya, ia meminta TVRI untuk mengelola siaran Piala Dunia 2026 dengan baik dan benar.

"Kan ini masih ada 4,5 bulan sebelum penayangan ini, tentu ini akan kita evaluasi kerja-kerja TVRI, dengan demikian kita kasih masukan," pinta politikus PAN ini.

Selain itu, Saleh juga meminta kepada TVRI untuk menyampaikan data proyeksi finansial atas hak siar Piala Dunia 2026 guna melihat dampaknya pada aspek anggaran dan peningkatan ekonomi masyarakat.

"Menetapkan Piala Dunia 2026 sebagai program strategis TVRI yang tidak hanya berorientasi pada anggaran siaran olah raga, tetapi memberikan nilai tambah nyata pada pariwisata, UMKM, dan ekonomi kreatif," ujar Saleh.sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: