Diresmikan Menhub, di Mana Lokasi Stasiun Jatake?

Oleh: Kiswondari
Rabu, 28 Januari 2026 | 19:23 WIB
Stasiun Jatake, Tangerang, Banten. (BeritaNasional/Instagram Kemenhub)
Stasiun Jatake, Tangerang, Banten. (BeritaNasional/Instagram Kemenhub)

BeritaNasional.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi telah meresmikan Stasiun Kereta Jatake di Tangeran, Banten pada Rabu (28/1/2026) pagi tadi. Stasiun Jatake merupakan bagian dari jalur KRL Commuterline lintas Tanah Abang-Rangkasbitung. Namun yang jadi pertanyaan publik, di mana lokasi Stasiun Jatake itu? Simak penjelasannya di bawah ini. 

Melansir dari laman commuterline.id, Stasiun Jatake merupakan stasiun ke-11 dalam jalur KRL Commuterline lintas Tanah Abang-Rangkasbitung, lokasinya berada di antara Stasiun Cicayur dan Stasiun Parung Panjang.

Sasiun Jatake berlokasi di Jalan Kp. Cicayur Kebun Manggu, Desa Jatake, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten.

Menhub Dudy menyampaikan, Stasiun Jatake dibangun untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat dan kebutuhan akan transportasi publik massal yang terus meningkat. 

"Stasiun Jatake dibangun untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat yang terus tumbuh dan meningkatnya kebutuhan transportasi publik seiring pengembangan kawasan Serpong, BSD, dan sekitarnya," kata Menhub dikutip dari keterangan resmi Kemenhub.

Dudy menjelaskan, kehadiran Stasiun Jatake diharapkan dapat mengurangi beban Stasiun Rawabuntu dan Cisauk yang selama ini mengalami lonjakan penumpang harian. Kapasitas layanan Stasiun Jatake saat ini bisa melayani 20.000 penumpang per harinya.

Pembangunan Stasiun Jatake dilaksanakan melalui skema kolaborasi antara pemerintah, BUMN, pemerintah daerah, dan badan usaha swasta tanpa menggunakan dana APBN. Proyek ini menggunakan skema pembiayaan kreatif kerja sama antara PT Kereta Api Indonesia dan PT Bumi Serpong Damai Tbk.

"Saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga pembangunan Stasiun Jatake dapat terwujud tanpa menggunakan dana APBN, dengan melalui skema kolaborasi yang sehat dan saling menguatkan," ujarnya.

Lebih dari itu, kata dia, peresmian Stasiun Jatake sejalan dengan arah kebijakan nasional dalam memperkuat perkeretaapian sebagai tulang punggung mobilitas masyarakat. Pemerintah terus mendorong peralihan dari kendaraan pribadi ke angkutan massal guna mengurangi kemacetan dan emisi.

"Stasiun ini diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas, memperlancar pergerakan masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di Kabupaten Tangerang dan sekitarnya," sebut Dudy.

Stasiun Jatake ini memiliki luas bangunan 3.198 m2 dengan fasilitas peron yang memadai serta area penunjang yang terintegrasi. Stasiun ini memiliki luas peron 300m2 dengan bangunan yang terdiri atas 3 lantai.

Operasional perjalanan kereta di Stasiun Jatake saat ini memiliki headway (selang waktu kedatangan kereta) antara 5-10 menit. Total frekuensi perjalanan harian yang akan melalui Stasiun Jatake sebanyak 192 perjalanan.

Peresmian Stasiun Jatake juga dihadiri Gubernur Banten Andra Soni, Dirjen Perkeretaapian Allan Tandiono, Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin, dan Direktur Utama PT Sinarmas Land Michael Widjaja.sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: