Kapal Nelayan Meledak, 9 Orang Alami Luka Bakar hingga Patah Tulang

Oleh: Tim Redaksi
Selasa, 03 Februari 2026 | 17:22 WIB
Korban KM Risnawati yang meledak di Pelabuhan Paotere, Makassar dievakuasi oleh BPBD Makassar. (BeritaNasional/BPBD Makassar)
Korban KM Risnawati yang meledak di Pelabuhan Paotere, Makassar dievakuasi oleh BPBD Makassar. (BeritaNasional/BPBD Makassar)

BeritaNasional.com - Sembilan orang terluka dalam ledakan sebuah kapal nelayan, KM Risnawati Indah di area tanggul saat hendak berlabuh di Pelabuhan Paotere, Makassar, Sulawesi Selatan pada Selasa (3/2/2026) dini hari. Kejadian ini pun dibenarkan oleh kepolisian setempat yang masih menyelidiki penyebab kejadian. 

"Benar, terjadi kecelakaan, ada ledakan. Hingga saat ini penyebab pasti ledakan masih dalam proses penyelidikan," ujar Kasubsipenmas Polres Pelabuhan Makassar Aipda Adil, di Makassar.

Adil mengungkapkan, kejadian tersebut pada Selasa (3/2/2026), sekitar pukul 04.30 Wita. Kapal diketahui hendak memasuki kawasan pelabuhan Paotere untuk membongkar hasil tangkapan ikan sebelum didistribusikan ke Tempat Pelelangan Ikan Paotere.

Dari keterangan awal yang dikumpulkan, insiden ini bermula saat salah satu anak buah kapal (ABK) bernama Sija alias Bayong menyalakan mesin kapal yang digunakan untuk penerangan. Lalu, terlihat cahaya atau kilatan dari bagian depan kapal kemudian menjalar hingga ke area mesin. Tidak lama berselang, terjadi ledakan yang mengakibatkan seluruh awak kapal meloncat ke laut untuk menyelamatkan diri.

Akibat insiden tersebut, nakhoda kapal beserta sejumlah ABK mengalami luka-luka dengan tingkat yang berbeda-beda. Seluruh korban telah dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Data korban yang terluka, antara lain, Daeng Ewa (juragan) terluka, Daeng lantik mengalami patah kaki kiri, Aldi luka pada bagian wajah, Daeng Nggitung luka pada wajah, Rahmat (buruh angkut) luka pada kaki kiri, Daeng Rani luka pada bagian wajah dan pergelangan tangan kanan, Putra luka bakar pada bagian punggung, Daeng Tangga luka pada lengan kiri dan kaki kanan. Sedangkan Sija alias Bayong dan Sampara Jarung Daeng Tujuh tidak mengalami luka.

Tim Inafis Polres Pelabuhan bersama Ditpolairud Polda Sulsel juga telah turun ke lokasi kejadian untuk melaksanakan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta melakukan penyelidikan mendalam.

"Langkah ini dilakukan guna memastikan penyebab pasti terjadinya ledakan, sekaligus mengamankan barang bukti dan mengumpulkan keterangan para saksi," terangnya.

Atas kejadian itu, kepolisian mengimbau kepada seluruh nelayan dan pengguna jasa pelabuhan agar tetap mengutamakan keselamatan kerja, khususnya dalam penggunaan mesin dan peralatan kapal. Penyebab kejadian, menunggu hasil resmi penyelidikan sebelum disimpulkan.

Sumber: Antarasinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: