Pesan Eyang Meri Hoegeng, Tolong Jaga dan Titip Institusi Polri

Oleh: Bachtiarudin Alam
Rabu, 04 Februari 2026 | 14:20 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit dan sejumlah Perwira Polri di pemakaman Eyang Meri Hoegeng, Rabu (4/2/2026). (BeritaNasional/Humas Polri)
Kapolri Jenderal Listyo Sigit dan sejumlah Perwira Polri di pemakaman Eyang Meri Hoegeng, Rabu (4/2/2026). (BeritaNasional/Humas Polri)

BeritaNasional.com - 

Keluarga besar Polri turut berduka atas kepulangan sosok seorang panutan yang selama ini konsisten menjaga arah pengabdian Polri, untuk selalu memberikan perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat.

Meriyati Hoegeng atau Eyang Meri, istri dari almarhum Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso telah kembali ke sisi-Nya di usia 100 tahun. Dengan perannya dibalik layar, Almarhumah selalu hadir dalam menjaga Institusi Polri.

“Selama almarhumah hidup beliau banyak sekali membawa pesan pesan yang selalu disampaikan setiap kami bertemu. Sehingga dari pesan-pesan itulah juga yang menginspirasi kami untuk terus mendorong menjaga integritas dan apa yang telah diteladankan oleh beliau,” kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo usai proses pemakaman, Rabu (4/2/2026).

Di masa tuanya, Eyang Mari selalu berpesan kepada seluruh anggota Polri untuk menjaga integritas sebagai landasan dalam menjalankan tugas melindungi dan mengayomi masyarakat 

“Bahkan tadi malam kami mendengarkan langsung suara beliau yang direkam oleh Mas Rama bahwa bagaimana beliau selalu menyampaikan pesan Jadilah contoh, jadilah teladan dan mulailah dari dirimu sendiri,” ujar Sigit.

Lewat nasihat dan wasiat ini, Sigit pun mengenang Eyang Meri yang setiap kesempatan selalu meminta tolong dan menitip untuk seluruh pihak bisa menjaga Institusi Polri.

“Karena beliau setiap menyampaikan (pesan) Eyang Meri di saat terakhirnya dan setiap pesannya selalu "Tolong Jaga dan Titip Institusi Polri",” terangnya.

Lewat nasihat dan wasiat itu, Sigit melihat ada makna mendalam untuk Polri harus mengikuti nilai-nilai teladan yang telah diajarkan beliau. Bagaimana doktrin tata tenteram kerta raharja dijalankan untuk perlindungan pengayoman kepada masyarakat 

“Saya kira banyak hal yang kami kenang dari Eyang Hoegeng, selamat jalan Eyang Meri Hoegeng dan kami berterima kasih atas apa yang beliau berikan kepada kami,” imbuhnya.

“Warisan dari para pendahulu, utamanya almarhum Hoegeng Iman Santoso, yang Tentunya ini akan terus menjadi api yang menggelora di seluruh keluarga besar Polri untuk menjaga wasiat dan warisan tersebut,” tambah dia.sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: