Mensesneg Minta Kepala Desa Aktif Awasi Warga Rentan Usai Kasus Anak SD di NTT

Oleh: Lydia Fransisca
Kamis, 05 Februari 2026 | 11:40 WIB
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. (Foto/BPMI)
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. (Foto/BPMI)

BeritaNasional.com - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi meminta seluruh kepala desa untuk aktif memantau dan mengawasi kondisi kelompok masyarakat rentan, terutama warga yang belum mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah di wilayahnya.

Hal ini diminta Pras usai adanya kasus anak SD yang bunuh diri di NTT karena tak mampu membeli buku dan pulpen.

Menurut Prasetyo, langkah proaktif di tingkat desa dan kelurahan akan membantu pemerintah pusat mempercepat pengentasan kemiskinan sekaligus memastikan kehadiran negara bagi masyarakat kurang mampu.

“Kepala desa atau kepala dusun yang terus-menerus melakukan monitoring dan melaporkan manakala ada warganya yang belum termasuk atau belum tercatat sebagai penerima manfaat dari program-program pemerintah,” jata Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, dikutip Kamis (5/2/2026).

Pras berujar, pemantauan aktif tersebut juga diharapkan dapat mencegah terulangnya peristiwa-peristiwa memprihatinkan serupa di masa yang akan datang.

“Kami memastikan, kalaupun belum bisa kita berdayakan secara mandiri, tetapi kehadiran atau intervensi pemerintah harus kita pastikan untuk menyentuh ke seluruh lapisan, terutama yang paling bawah sehingga kejadian-kejadian seperti ini tidak terulang kembali,” tegas Pras.

Ia juga menyebutkan bahwa pemerintah menjadikan peristiwa tersebut sebagai bahan evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan pengentasan kemiskinan yang selama ini dijalankan.

“Ini bagian dari yang harus kita evaluasi secara menyeluruh gitu. Masalah pendataan, masalah laporan, termasuk kepedulian sosial kita,” tandasnya.sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: