BMKG Prediksi Cuaca Hujan Ekstrem Berlanjut saat Ramadan di Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara

Oleh: Ahda Bayhaqi
Kamis, 05 Februari 2026 | 18:30 WIB
Warga melintas saat hujan di Jalan Minang Kabau, Jakarta. (Beritanasional/Oke Atmaja)
Warga melintas saat hujan di Jalan Minang Kabau, Jakarta. (Beritanasional/Oke Atmaja)

BeritaNasional.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi hujan ekstrem di tengah bulan Ramadan, tepatnya sepanjang Februari sampai April 2026. Terutama terjadi di Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara.

"Masih ada potensi hujan ya, tapi memang tingkat ekstremitasnya mulai menurun melandai, tapi ada catatannya karena di terutama ini di Jawa, Bali, Nusa Tenggara karena masih hingga April musim aktifnya bibit siklon dan siklon tropis di selatan," ujar Plt Deputi Meteorologi BMKG Andri Ramdhani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (5/2/2026).

Namun, hujan ekstrem yang terjadi diprediksi hanya skala waktu yang singkat dari tiga sampai sepuluh hari. Menurut Andri, kondisi ini harus bisa diantisipasi.

"Nah, itu secara historikal itu sampai April tuh di situ. Nah, ketika muncul itu dalam skala waktu yang singkat ya, 3 hingga 10 hari atau 5 hari gitu," ujar Andri.

Cuaca hujan seharusnya mulai melandai pada Februari sampai Maret. Namun, bibit siklon di selatan mengakibatkan hujan terus berlanjut.

"Nah, ini yang perlu kita antisipasi dapat meningkatkan tadi potensi cuaca ekstrem itu tadi. Jadi himbauannya tentu masyarakat terus memantau dan mengikuti informasi dari BMKG," ujar Andri.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: