Sinopsis Hard to Kill yang Tayang Malam Ini, Aksi Steven Seagal Mengungkap Korupsi Senator dalam Kejaran Mafia

Oleh: Kiswondari
Sabtu, 07 Februari 2026 | 14:01 WIB
Steven Seagal dalam Hard to Kill. (BeritaNasional/Warner Bros.)
Steven Seagal dalam Hard to Kill. (BeritaNasional/Warner Bros.)

BeritaNasional.com - Film Hard to Kill akan kembali tayang ke layar televisi pemirsa pada Sabtu (7/2/2026) malam ini. Film yang mengisahkan kehidupan seorang Detektif LAPD Mason Storm (Steven Seagal) dan keluarganya yang terancam usai ia merekam transaksi korupsi antara senator dan mafia bawah tanah.

Meski kehilangan istri tercinta, sempat mati suri dan diikuti para pembunuh, Mason berupaya mengungkap bukti tersebut ke media. Film yang dirilis pada 1990 ini disutradarai oleh Bruce Malmuth dan ditulis oleh Steven McKay.

Seperti apa kisah Mason Storm dalam mengungkap aksi korup senator di bawah ancaman para mafia? Simak sinopsis Hard to Kill, berikut daftar pemain dan jadwal tayangnya yang dirangkum BeritaNasional.

Sinopsis Hard to Kill

Film Hard to Kill mengisahkan tentang detektif urusan internal LAPD, Mason Storm (Steven Seagal) pada 1983, menyelidiki pertemuan mafia yang di sebuah dermaga. Mason pun berhasil merekam transaksi korupsi antara mafia dengan tokoh politik yang merupakan Senator Vernon Trent (William Sadler). Meski sempat ketahuan, ia berhasil kabur. 

Mason menyampaikan kepada rekannya yakni Becker (Lou Beatty, Jr.) dan Letnan O'Malley (Frederick Coffin) bahwa dirinya memiliki bukti korupsi dan ia pun menyembunyikan rekaman video itu di rumahnya.

Saat Mason pulang ke rumahnya, satu regu pembunuh yang terdiri dari polisi korup, termasuk Jack Axel (Charles Boswell) dan Max Quentero (Branscombe Richmond) telah menerobos masuk, membunuh istri Mason, dan menembaknya. Sementara Putra Mason yang masih kecil, Sonny, melarikan diri melalui jendela.

Polisi korup itu menjebak Mason, membuatnya kejadian itu seperti aksi bunuh diri. Mason dikira telah tewas, padahal ia masih hidup namun dalam kondisi koma. Kondisi ini pun disembunyikan oleh rekannya Letnan O'Malley. 

Tujuh tahun kemudian, Mason terbangun dari komanya. Ternyata polisi korup masih memantau dan mencoba membunuhnya, dan orang-orang di sekitarnya, termasuk para perawat dan petugas rumah sakit. Mason pun menyadari bahwa ia masih dalam bahaya dan kabur. 

Dalam pelarian dan upaya penyembuhannya, Mason dibantu beberapa teman setianya bersikukuh untuk mengambil rekaman video itu untuk menyiarkannya di televisi, meski sadar penuh dengan risiko dan banyak temannya yang harus mati. 

Lantas, apakah Mason berhasil mengungkap bukti korupsi yang menyeret elite politik dan mafia itu? Saksikan Hard to Kill di layar Bioskop Trans TV pada malam ini. 

Daftar Pemain Hard to Kill

Selain pemain utama Steven Seagel yang kemampuan akting dan aksinya tak diragukan lagi, film Hard to Kill juga diperankan oleh sejumlah aktor dan aktris Hollywood, antara lain:

  • Steven Seagal sebagai Mason Storm
  • Zachary Rosencrantz sebagai Sonny Storm
  • Kelly LeBrock sebagai Andrea "Andy" Stewart
  • William Sadler sebagai Senator Vernon Trent
  • Frederick Coffin sebagai Letnan Kevin O'Malley
  • Andrew Bloch sebagai Kapten Dan Hulland
  • Branscombe Richmond sebagai Detektif Max Quentero
  • Charles Boswell sebagai Detektif Jack Axel
  • James DiStefano sebagai Detektif Nolan
  • Dean Norris sebagai Sersan Goodhart
  • Bonnie Burroughs sebagai Felicia Storm
  • Lou Beatty, Jr. sebagai Detektif Carl Becker
  • Robert LaSardo sebagai Punk.

Serta sejumlah pemeran pendukung lainnya yang turut menghidupkan aksi menegangkan pada film Hard to Kill. 

Jadwal Tayang Hard to Kill

Film Hard to Kill dijadwalkan tayang di salah satu program di televisi swasta, Bioskop Trans TV pada Sabtu (7/2/2026) malam ini, pada pukul 21.00 WIB.

Bagi para pecinta genre aksi, kriminal dan drama dengan tema politik dan korupsi, film Hard to Kill menarik untuk disaksikan ulang sebagai teman di malam akhir pekan.

Sekian informasi tentang sinopsis Hard to Kill, daftar pemain dan jadwal tayangnya. Happy watching!sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: