Survei Indikator Politik: Kinerja Prabowo Raih Rating Tinggi, Melebihi Jokowi dan SBY

Oleh: Lydia Fransisca
Minggu, 08 Februari 2026 | 17:30 WIB
Presiden Prabowo Subianto. (BeritaNasional/Oke Atmaja)
Presiden Prabowo Subianto. (BeritaNasional/Oke Atmaja)

BeritaNasional.com - Lembaga survei Indikator Politik Indonesia mengungkapkan bahwa sebanyak 79,9 persen masyarakat mengaku puas dengan kinerja Presiden Prabowo Subianto.

Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, mengatakan hal ini merupakan capaian luar biasa karena perolehan angkanya cukup tinggi.

"Kisaran, kalau dijumlahkan antara sangat puas dan cukup puas, mencapai 79,9 persen. Jadi ini sangat tinggi untuk ukuran approval rating seorang Presiden," kata Burhan dalam pemaparan survei bertajuk Persepsi Publik terhadap Kinerja Presiden dan Kepercayaan Warga terhadap Lembaga-lembaga Negara, Minggu (8/2/2026).

Bila dirinci, sebanyak 13 persen masyarakat menyatakan sangat puas dengan kinerja Prabowo. Selanjutnya, 66,9 persen merasa cukup puas, dan 17,1 persen merasa kurang puas. Sementara itu, 2,2 persen merasa tidak puas, dan 0,8 persen memilih untuk tidak menjawab.

"Nah, kalau kita lihat di sini, memang masih banyak yang mengatakan cukup puas, tetapi yang mengatakan sangat puas baru 13 persen. Artinya, yang betul-betul sangat puas masih belum memadai," ujar Burhan.

"Secara keseluruhan, jika dijumlahkan antara sangat puas dan cukup puas, angkanya masih lumayan, yakni 79,9 persen. Tapi kekuatan basis pemilih dari kategori cukup puas masih belum optimal," tambah dia.

Meski demikian, perolehan angka ini lebih tinggi dibandingkan dua Presiden sebelumnya, yakni Joko Widodo (Jokowi) dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Bahkan, dibanding awal-awal pemerintahan Pak SBY di 2004 pasca-Pilpres maupun Pak Jokowi 2014 pasca-Pilpres pertama, approval rating Pak Prabowo lebih tinggi," tegas Burhan.

Menurutnya, hal ini diperoleh karena dukungan politik dari Presiden ke-7, Jokowi.

"Pak Prabowo tidak hanya mengandalkan modal elektoral dari basis pendukung sendiri, tetapi juga dari dukungan Pak Jokowi," tandasnya.

Survei ini dilakukan melalui wawancara langsung pada 15-21 Januari 2026 dengan 1.220 responden berusia minimal 17 tahun dari seluruh wilayah Indonesia. Sampel diambil menggunakan metode multistage random sampling, dengan margin of error ±2,9 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: