3 Zat Gizi yang Penting bagi Kesehatan Perempuan, Apa Saja?

Oleh: Dyah Ratna Meta Novia
Selasa, 10 Februari 2026 | 04:00 WIB
Perempuan butuh zat gizi agar sehat (Foto/Freepik)
Perempuan butuh zat gizi agar sehat (Foto/Freepik)

BeritaNasional.com - Kekurangan zat gizi tertentu dalam jangka panjang bisa berpengaruh pada imunitas, keseimbangan hormon, kesuburan, dan kesehatan perempuan secara keseluruhan.

"Kekhawatiran yang sebenarnya, gejalanya merayap perlahan. Lalu saat mereka dikenali, kehidupan sehari-hari sudah terpengaruh," kata Ahli Patologi dan Hematopatologi Dr Kamlesh Prajapti dari Agilus Diagnostics sebagaimana dikutip dalam siaran Hindustan Times.

Ia mengatakan, 3 zat gizi yang penting bagi perempuan antara lain zat besi, vitamin B12, dan folat. Jika tidak terpenuhi akan berdampak buruk bagi kesehatan perempuan.

Dr. Prajapti menjelaskan, zat besi berperan penting dalam pembentukan hemoglobin dalam sel darah merah, yang bertanggung jawab untuk mengangkut oksigen secara efisien.

"Itulah mengapa saat kadar zat besi rendah sering muncul kelelahan terus-menerus, sesak napas, pusing, berkurangnya kapasitas kerja, atau infeksi berulang," katanya.

Kalau tidak segera ditangani, defisiensi zat besi bisa menyebabkan perempuan mengalami gangguan menstruasi yang tidak teratur, masalah kehamilan dan pemulihan fisik setelah melahirkan, serta gejala seperti rambut rontok, kulit pucat, dan kelelahan.

Dr. Prajapti merekomendasikan konsumsi bayam, kacang-kacangan, biji-bijian, gula aren, kurma, daging merah, dan kuning telur untuk memenuhi kebutuhan zat gizi.

Selain itu, makanan yang kaya vitamin C seperti jeruk dan tomat dapat dikonsumsi untuk mengoptimalkan penyerapan zat besi.

Dr. Prajapti juga menyampaikan bahwa vitamin B12 menjaga saraf tetap sehat, mendukung fungsi otak, serta membantu pembentukan sel darah merah dan sintesis DNA.

Kekurangan vitamin B12 antara lain ditandai dengan gejala seperti sering kelelahan yang berlarut-larut, kesemutan di tangan atau kaki, konsentrasi yang memburuk, dan perubahan suasana hati.

Kebutuhan vitamin B12 bisa dipenuhi dengan mengonsumsi susu, yogurt, keju, telur, ikan, dan daging.

Sedangkan pemenuhan kebutuhan folat atau vitamin B9 utamanya penting sebelum dan selama kehamilan untuk mendukung pertumbuhan dan perbaikan sel, membantu mengurangi risiko kelainan perkembangan, serta berkontribusi imunitas dan kesehatan secara keseluruhan.

Kecukupan asupan folat sebelum dan selama kehamilan penting untuk mendukung kesehatan janin dan menurunkan risiko cacat lahir. Selain itu, defisiensi folat bisa menyebabkan risiko anemia dan penurunan daya tahan tubuh.

Zat gizi ini antara lain terkandung dalam sayuran berwarna hijau tua seperti brokoli, asparagus, alpukat, jeruk, kacang tanah, kacang lentil, dan biji-bijian utuh.

Sumber: Antarasinpo

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Komentar: