Stok Pangan Aman, Pemprov DKI Minta Warga Waspada Kenaikan Harga Minyak dan Cabai

Oleh: Lydia Fransisca
Selasa, 10 Februari 2026 | 16:38 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (BeritaNasional/Lydia)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (BeritaNasional/Lydia)

BeritaNasional.com - Gubernur DKI Pramono Anung memastikan ketersediaan pangan di Jakarta aman menjelang Ramadan dan Idul Fitri 2026.

Meski demikian, Pramono meminta masyarakat untuk mewaspadai potensi kenaikan harga pada sejumlah komoditas, misalnya minyak goreng dan cabai.

“Yang utama minyak sebenarnya. Jadi, yang biasa naik itu minyak sama cabai. Jadi, dua komoditas itu yang selalu mengalami kenaikan, salah satu inflasi adalah minyak dan cabai,” kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Selasa (10/2/2026).

Namun, Pramono mengatakan Pemprov DKI telah menyiapkan berbagai antisipasi untuk menekan kenaikan harga tersebut.

Salah satunya, menggalakkan kegiatan urban farming, khususnya penanaman cabai, meski lahan pertanian di Jakarta terbatas.

“Walaupun Jakarta urban farming-nya atau areanya terbatas, kegiatan untuk menanam cabai nanti akan kami galakkan,” ujar Pramono.

Selain itu, Pemprov DKI Jakarta memastikan program pasar murah tetap digelar untuk menjaga daya beli masyarakat selama Ramadan.

“Pasar murah tetap diadakan. Dan kita akan mengadakan itu. Karena yang jelas kalau Jakarta sekarang ini hampir semua komoditas stoknya cukup,” ucap Pramono.

Terkait kerja sama antardaerah, Pramono menyampaikan Jakarta tetap membuka diri untuk menyerap komoditas dari daerah-daerah yang terdampak bencana.

Ia mencontohkan pasokan cabai dari Aceh yang sebelumnya disalurkan ke Jakarta.

“Untuk daerah yang terkena bencana, kemudian kalau mereka ingin menyalurkan ke Jakarta seperti yang kemarin cabai yang dari Aceh, Jakarta membuka diri dan akan membeli untuk itu,” tandasnya.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: