Kebijakan Pemerintah Harus Menjaga Petani Demi Ketahanan Pangan
BeritaNasional.com - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan menuturkan ketahanan pangan tidak akan tercapai blla lahan pertanian terus berkurang dan petani kecil, termasuk yang tinggal di kawasan hutan tidak mendapat perhatian negara.
Menurutnya pemeritah harus menciptakan kebijakan yang menjadi langkah penting dalam menjaga ketahanan pangan jangka panjang di tengah meningkatnya tekanan alih fungsi lahan untuk kebutuhan nonpertanian.
"Tanpa perlindungan yang tegas luas sawah akan terus menyusut dan berdampak langsung pada produksi pangan nasional," ujarnya.
Pemerintah juga menaruh perhatian khusus pada petani yang mengelola lahan di kawasan hutan dan perhutanan sosial.
Selama ini kelompok tersebut selalu terkendala akses bantuan karena persoalan status lahan, walau mereka aktif berproduksi dan menopang pangan di daerahnya.
”Dari dulu saya perjuangkan masyarakat desa hutan. Masa mereka tidak dapat bantuan dari pemerintah. Kami perjuangkan saudara-saudara kita di perhutanan sosial agar bisa dapat,” ucapnya, Rabu (11/2/2026)
Menjaga keberadaan sawah serta petani di kawasan hutan penting untuk memperkuat ketahanan, menjaga produksi, serta memastikan keberlanjutan pasokan pangan Indonesia secara berkelanjutan.
"Kita harus menjaga sawah dan di saat yang sama memperjuangkan saudara-saudara kita di kawasan hutan. Mereka ini petani juga, tidak boleh ditinggalkan hanya karena tidak punya sertifikat atau HGU (hak guna usaha),” terangnya.
Amran menekankan hal itu dalam rapat koordinasi terbatas (Rakortas) tingkat menteri yang membahas Peraturan Presiden Nomor 4 Tahun 2026 tentang Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah yang digelar di Kementerian Koordinator Bidang Pangan. (Antara)

EKBIS | 1 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 22 jam yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







