Pesawat Fokker F-28 Akan Jadi Koleksi Baru Museum Dirgantara

Oleh: Bachtiarudin Alam
Kamis, 12 Februari 2026 | 09:17 WIB
Pesawat Fokker F-28 Akan Jadi Koleksi Baru Museum Dirgantara. (Foto/TNI AU)
Pesawat Fokker F-28 Akan Jadi Koleksi Baru Museum Dirgantara. (Foto/TNI AU)

BeritaNasional.com - Pesawat legendaris Fokker F-28 akan menjadi koleksi terbaru dari Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala (Muspusdirla). Pesawat bersejarah bagi İndonesia ini akan menambah koleksi 61 pesawat yang sudah ada.

“Mungkin untuk pesawat-pesawat yang bersejarah ini, untuk yang depan kami tunggu, yang paling depan itu adalah Fokker F-28,” kata Kepala Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala, Kolonel Kal Christian Tri Aryono kepada wartawan, Kamis (11/2/2026).

Menurut Christian, penempatan pesawat di museum yang berada di kawasan Pangkalan Udara Adisutjipto, Maguwoharjo, Depok, Sleman, Yogyakarta akan disiapkan dalam enam bulan ke depan.

“Sesuai perintah dari KSAU bahwa pesawat itu akan kami tempatkan di depan, dan itu untuk edukasi bahwa pesawat VVIP yang kita punya itu seperti apa,” jelas dia.

Dengan kehadiran pesawat yang menjadi andalan kuda besi masa Presiden ke-2 Soeharto. Nantinya, pesawat Fokker F-28 yang ditampilkan bukan hanya sekedar pajangan, karena pengunjung bisa merasakan langsung hingga melihat ke dalam cabin pesawat 

“Jadi nanti para pengunjung itu bisa masuk langsung, melihat langsung pesawat VVIP yang kita punya,” tutur dia.

Mengenal Pesawat Fokker F-28

Adapun pesawat buatan Belanda ini telah lama malang melintang menjadi andalan dari TNI AU sejak tahun 1970-an. Sebagai kendaraan kepresidenan, kehadiran Fokker F-28 kala itu dimodifikasi sedemikian rupa dengan interior mewah untuk keperluan negara.

Selain era Soeharto, pesawat ini juga dipakai presiden setelahnya mulai dari B.J. Habibie, Abdurachman Wahid (Gus Dur), hingga Megawati Soekarnoputri dalam melangsungkan perjalanan dinas dalam negeri maupun luar negeri di wilayah Asia Tenggara.

Meski pesawat ini digunakan untuk jarak pendek hingga menengah, namun kemampuannya telah menjadi saksi sejarah. Dengan mesin jet, namun mampu mendarat di landasan pacu yang pendek atau terbatas.

Dengan spesifikasi Panjang 29,61 meter, Rentang Sayap 25,07 meter, Tinggi 8,47 meter, pesawat ini ditenagai dua mesin turbofan yang terletak di bagian belakang badan pesawat (rear-mounted) yang terkenal memiliki suara bising.

Disebabkan pemakaian mesin: 2 × Rolls-Royce RB183-2 Spey Mk 555-15 yang memiliki kemampuan gaya dorong masing-masing sekitar 9.850 lbf dan kecepatan maksimum 848 km/jam dengan kecepatan jelajah 730 km/jam.sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: