Prabowo Serahkan 11 Pesawat Baru ke TNI AU, Ada Rafale dan Airbus A400M

Oleh: Bachtiarudin Alam
Senin, 18 Mei 2026 | 11:02 WIB
Prabowo Serahkan 11 Pesawat Baru ke TNI AU, Ada Rafale dan Airbus A400M. (Foto/YouTube Sekretariat Presiden)
Prabowo Serahkan 11 Pesawat Baru ke TNI AU, Ada Rafale dan Airbus A400M. (Foto/YouTube Sekretariat Presiden)

BeritaNasional.com - Presiden Prabowo Subianto telah melangsungkan proses penyerahan sejumlah alutsista di antaranya 11 pesawat lengkap dengan persenjataan kepada TNI Angkatan Udara (AU), Senin (18/5/2025).

Proses penyerahan berlangsung di Lanud Halim Perdanakusuma dengan rincian enam 6 pesawat Rafale, 4 Dassault Falcon 8X, serta 1 Airbus A400M Atlas MRTT sebagai alutsista baru untuk memperkuat mobilitas udara.

Selama proses penyerahan berlangsung turut disaksikan Presiden Prabowo, mulai dari pelepasan tirai sampai penyiraman air bunga ke bagian moncong pesawat Rafale. 

Dilanjutkan penyerahan kunci pesawat ke Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, lalu diserahkan ke Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau), Marsekal TNI M. Tonny Harjono.

Selain 11 pesawat, dalam kesempatan ini juga diserahkan beberapa peralatan sebagai penunjang operasional, mulai dari Radar GCI GM403, Rudal Air to Air Beyond Vasual Range (BVR) Meteor, sampai Smart Weapon AASM Hammer bagian dari senjata Rafale buatan Prancis.

“Saudara-saudara sekalian, tadi baru saja kita menerima secara resmi dengan adat kita penambahan alutsista untuk angkatan udara kita.Kita menerima enam pesawat tempur ya, Rafale dan pesawat angkut Falcon pesawat angkut VIP, dan A400. Ada radar juga,” kata Prabowo saat pidato.

Prabowo menegaskan, penambahan kekuatan adalah tonggak dalam menjaga pertahanan. Di tengah kondisi geopolitik yang penuh ketidakpastian, menjaga wilayah sendiri adalah syarat utama untuk stabilitas.

“Jaminan bahwa kita bisa berdaulat. Saya kira itu intinya, ya. Dalam waktu yang akan datang terus akan kita bangun kekuatan kita. Kita ingin mengamankan wilayah udara, wilayah laut, dan tentunya wilayah daratan kita,” tuturnya.sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: