Trump Undang Gubernur Partai Demokrat Makan Malam, Kecuali 2 Orang Ini

Oleh: Tim Redaksi
Kamis, 12 Februari 2026 | 18:46 WIB
Gedung Putih atau White House. (BeritaNasional/White House)
Gedung Putih atau White House. (BeritaNasional/White House)

BeritaNasional.com - Sejumlah gubernur dari Partai Republik maupun Partai Demokrat diundang oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dalam acara makan malam dan pertemuan tahunan pada Rabu (11/2/2026). 

Hal ini disampaikan Trump melalui unggahan di platform Truth Social setelah gubernur-gubernur dari Partai Demokrat secara terbuka menyatakan akan memboikot acara Gedung Putih yang dilaporkan sebagai acara partisan.

"Undangan dikirimkan kepada SEMUA Gubernur, kecuali dua orang, yang saya rasa tidak layak hadir di sana," tulis Trump yang dikutip Kamis (12/2/2026). 

Trump tidak mengundang Gubernur Colorado Jared Polis dan Gubernur Maryland Wes Moore, yang sama-sama berasal dari Partai Demokrat.

"Saya menantikan untuk bertemu dengan para Gubernur Partai Republik, dan beberapa Gubernur Partai Demokrat yang layak diundang, tetapi sebagian besar dari mereka tidak akan hadir," imbuh Trump.

Pernyataan Trump ini muncul beberapa hari setelah majalah Politico pada Jumat (6/2/2026), melaporkan bahwa acara makan malam Gedung Putih dengan Asosiasi Gubernur Nasional (National Governors Association/NGA) yang akan digelar hanya akan melibatkan gubernur dari Partai Republik, "menyimpang dari tradisi bipartisan sebelumnya".

"Pertemuan gubernur bipartisan di Gedung Putih adalah tradisi penting, dan kami kecewa dengan keputusan pemerintah untuk menjadikannya sebagai acara partisan tahun ini," demikian dikutip dari Brandon Tatum, penjabat direktur eksekutif sekaligus CEO NGA, dalam sebuah pernyataan.

Sekretaris pers Gedung Putih Karoline Leavitt pada Selasa (10/2/2026) lalu pun membela keputusan pemerintah tersebut. Dia mengatakan bahwa Gedung Putih juga merupakan rumah presiden, sehingga dia dapat mengundang siapa pun yang dia inginkan ke acara makan malam dan berbagai acara di Gedung Putih.

Para gubernur Partai Demokrat secara terbuka berjanji akan memboikot acara yang direncanakan di Gedung Putih, dengan menyatakan dalam sebuah pernyataan bersama pada Selasa (10/2/2026) bahwa "jika laporan itu benar bahwa tidak semua gubernur diundang ke acara ini, yang secara historis merupakan kesempatan produktif dan bipartisan untuk kolaborasi, kami tidak akan menghadiri makan malam Gedung Putih tahun ini".

Moore, yang saat ini menjabat sebagai wakil ketua NGA, baru-baru ini mengatakan kepada CNN bahwa dia menganggap keputusan Gedung Putih itu "sangat menyakitkan".

"Saya menyadari bahwa saya adalah satu-satunya gubernur kulit hitam di negara ini, dan saya merasa itu sangat menyakitkan, mengingat fakta bahwa presiden berusaha mengecualikan saya dari sebuah organisasi yang saya bantu pimpin setelah rekan-rekan saya meminta saya melakukannya, dan juga tempat di mana saya tahu saya seharusnya berada," kata Moore.

Sumber: Antarasinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: