Prabowo Sindir Dalang Gerakan Diskreditkan Indonesia: We Are Not Stupid!
BeritaNasional.com - Presiden Prabowo Subianto mengatakan, ada pihak yang membiayai gerakan untuk menjelek-jelekkan Indonesia. Menurut Prabowo, karena kemajuan Indonesia hari-hari ini banyak pihak yang ingin mengganggu.
"Sekali lagi, kita diganggu kita tahu kita diganggu, jangan kita kira kita enggak tahu. Benar enggak? Hah? We are not stupid," ujar Prabowo saat peresmian 1.179 SPPG dan 18 gudang ketahanan pangan Polri secara serentak di Polsek Palmerah, Jakarta, Jumat (13/2/2026).
"Ini gue bicara sama mereka-mereka itu. Please dear friends, Indonesians are not stupid. We know what's happening. Ya kita tahu," tegasnya.
Prabowo mengatakan, pihak-pihak yang tidak suka Indonesia menjadi kuat dan sejahtera berupaya membiayai gerakan untuk menjelek-jelekkan bangsa.
"Kita tahu siapa yang biayai gerakan-gerakan menjelek-jelekkan bangsa Indonesia karena mereka takut kita kuat, mereka takut kita sejahtera," ujarnya.
Prabowo menegaskan, akan membuktikan perekonomian Indonesia akan bangkit. Ia pun menyindir ahli-ahli ekonomi yang berupaya menurunkan moril.
"Dan kita akan buktikan ekonomi kita akan bangkit. Mereka enggak tahu ini ada ahli-ahli ekonomi enggak jelas dari mana itu ya, selalu turunkan moril. Saya mau tanya kamu itu warga negara mana? Kita kalau main bola tim kita main, "Ayo ayo ayo!" Kita suporter ya. Mereka enggak, mereka selalu jelek-jelekin prestasi kita sendiri," tegasnya.
Menurut Prabowo, perekonomian Indonesia sedang dalam arah yang baik. Konsumsi rumah tangga tinggi, sampai penerimaan baik. BUMN juga mengalami kenaikan keuntungan empat kali lipat, dari 89 triliun pada tahun 2024.
"Tapi kita tidak ada masalah. Kita bekerja dan kita buktikan kepada rakyat saudara sekalian. Kita di ambang kebangkitan," ujarnya.
Pemerintah, kata Prabowo, tidak akan segan menindak pihak-pihak yang berupaya merugikan bangsa.
"Kalau kau meneruskan praktik-praktik yang merugikan bangsa dan rakyat, pemerintah akan menggunakan segala kekuatan yang ada pada pemerintah tanpa pandang bulu," tegasnya.
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
DUNIA | 2 hari yang lalu







